Sambut HUT ke-2 Paguyuban Balad 88 dan HJKB Ke 216, Komunitas Leuleumpangan Gelar Aksi Pungut Sampah di Bandung

BANDUNG, sekilasbandungraya.com – Komunitas Leuleumpangan yang berada di bawah naungan Paguyuban Balad 88 menggelar kegiatan bakti sosial berupa aksi memungut sampah di sepanjang rute kegiatan di awali dari Pusdai dan Finnish di Balaikota Bandung, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi antaralumni SMA/SLTA angkatan 1988 se-Bandung Raya.

Sekretaris Jenderal Paguyuban Balad 88, Dindin Mulyadin,S.E., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin komunitas Leuleumpangan. Selain berolahraga bersama, para peserta juga memanfaatkan kegiatan itu untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Baca Juga  Operasi Libas Lodaya 2026, Polrestabes Bandung Amankan 20 Pelaku Kejahatan Jalanan

“Alhamdulillah, hari ini kami mengadakan kegiatan bakti sosial dengan memungut sampah sepanjang perjalanan. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperingati hari ulang tahun ke-2 Paguyuban Balad 88 dan Hari Jadi Kota Bandung Ke 216,” ujar Dindin.

Menurutnya, kegiatan tersebut diikuti sekitar 73 orang. Meski jumlah peserta tidak sebanyak yang diharapkan karena sebagian anggota memiliki agenda lain dan acara keluarga, kegiatan tetap berlangsung dengan penuh kebersamaan.

Dindin menjelaskan, setiap peserta berupaya mengumpulkan sampah yang ditemukan di sepanjang rute perjalanan. Dari kegiatan tersebut, masing-masing peserta diperkirakan mengumpulkan sekitar satu hingga dua kantong plastik sampah.

Baca Juga  Pilkada 2024: Sortir dan Lipat Surat Suara Jadi Pendapatan Tambahan Bagi Warga

Ia berharap aksi sederhana itu dapat memberikan contoh positif kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, kontribusi kecil yang dilakukan secara bersama-sama tetap memiliki arti bagi Kota Bandung.

“Walaupun kegiatan ini sederhana, kami ingin ikut berkontribusi bagi Kota Bandung yang kita cintai. Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa memberikan pelajaran kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Dindin menambahkan, kegiatan Leuleumpangan tidak hanya menjadi sarana berolahraga, tetapi juga wadah untuk menjaga hubungan baik antaralumni SMA/SLTA lulusan 1988 dari berbagai sekolah di Bandung Raya.

Baca Juga  Pemkot Bandung Selesaikan Pembayaran Honor Guru yang Sempat Tertunda

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi bagian dari upaya Paguyuban Balad 88 untuk menghadirkan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan Leuleumpangan ini terus berjalan secara rutin. Selain untuk menjaga kesehatan melalui olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan,” tuturnya. (Le)

Tinggalkan Balasan