KOTA BANDUNG,sekilasbandungraya.com – Polda Jawa Barat bersama jajaran mengungkap 352 kasus kejahatan jalanan atau street crime sepanjang periode penindakan yang dilakukan di wilayah Jawa Barat. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 413 pelaku serta 1.016 sepeda motor.
Pengungkapan tersebut disampaikan dalam kegiatan press release pengungkapan kejahatan jalanan yang dirangkaikan dengan pemusnahan knalpot non-standar dan barang bukti narkoba serta penyerahan barang bukti kendaraan bermotor di Lapangan Apel Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan dipimpin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto. Turut hadir Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Zuhdi Batubara, serta jajaran TNI dan instansi terkait.
Selain 1.016 sepeda motor, polisi turut mengamankan 12 kendaraan roda empat, tiga pucuk senjata api dan ratusan senjata tajam. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 150 tersangka dan 1.016 kendaraan roda dua juga dihadirkan.
Polda Jabar juga memusnahkan berbagai barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang, sekitar 25 ribu botol minuman keras, serta 9.124 knalpot non-standar. Knalpot tersebut merupakan hasil penindakan maupun penyerahan secara sukarela dari masyarakat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Menurutnya, kepedulian bersama diperlukan untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam kejahatan jalanan.
Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto mengatakan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, Satpol PP dan seluruh elemen masyarakat.
Upaya pencegahan dilakukan melalui patroli dialogis, tim reaksi cepat gabungan, siskamling, optimalisasi CCTV hingga program “Orang Tua/Wali Memanggil” untuk mencegah keterlibatan remaja dalam tindak kejahatan.
Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Zuhdi Batubara mengatakan Brimob siap mendukung langkah tersebut melalui kesiapsiagaan personel, patroli serta sinergi bersama TNI-Polri dan pemerintah daerah.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, kita wujudkan Jawa Barat yang semakin aman, nyaman dan tertib,” ujar Zuhdi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Jabar bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memberantas kejahatan jalanan sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat Jawa Barat. (Le)







