Polisi Ungkap Korban Jasad dalam Kardus Meninggal Dua Hari Sebelum Ditemukan

Bandung,sekilasbandungraya.com – Polisi mengungkap perkembangan kasus penemuan jasad perempuan yang ditemukan terbungkus kardus di Jalan Terusan Suryani, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026).

Korban diketahui bernama Siti Maemunah (41). Berdasarkan keterangan pria berinisial SDS (31) yang kini menjadi tersangka, korban meninggal dunia dua hari sebelum jasadnya ditemukan.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan korban diperkirakan meninggal pada Minggu (30/8).

“Jadi meninggalnya itu hari Minggu menurut keterangan dia,” kata Anton di Bandung, Rabu (9/9).

Baca Juga  Gudang Bahan Sepatu di Gedebage Bandung Terbakar, Damkar Kerahkan 9 Unit

Menurut Anton, setelah korban meninggal, SDS diduga membungkus jasad korban menggunakan kardus dan berencana membuangnya ke lokasi lain.

“Dia berencana mau membawa mayat itu mau dia buang keluar itu udah hari Selasa,” ujarnya.

SDS kemudian memesan mobil pikap melalui aplikasi jasa pengiriman barang untuk membawa kardus tersebut.

Namun, dalam perjalanan, sopir pikap mencium bau tidak sedap dari kardus dan mulai mencurigai isinya. Sopir kemudian meminta SDS turun bersama kardus tersebut.

SDS akhirnya menurunkan kardus berisi jasad korban di sisi Jalan Terusan Suryani dan meninggalkan lokasi.

Baca Juga  Tinjau Penataan Sungai Cikapundung Kolot, Ketua Harian Satgas Citarum : Kedepan Akan Jadi Fasilitas Umum

Tidak lama kemudian, warga melaporkan keberadaan kardus mencurigakan tersebut kepada aparat. Setelah diperiksa, kardus diketahui berisi jasad seorang perempuan.

Anton mengatakan SDS dan korban memiliki hubungan asmara. Berdasarkan pemeriksaan sementara, SDS mengaku tidak terjadi cekcok dengan korban sebelum korban meninggal.

Namun, penyidik menemukan fakta bahwa sejumlah barang milik korban diduga diambil dan dijual oleh SDS.

“Dia tidak mengakui kalau ada cekcok menurut dia. Kalau pemeriksaan dia tidak mengakui, tapi memang fakta-fakta kita bisa temukan ya bahwa ada barang-barang korban yang diambil dan dijual sama si pelaku,” kata Anton.

Baca Juga  Taufik Hidayat Ditahan di Lapas Jelekong Usai Dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Bandung

Polisi masih mendalami motif dalam kasus tersebut, termasuk penyebab pasti kematian Siti Maemunah.

Untuk mengetahui penyebab kematian korban, polisi telah mengirimkan sampel tubuh korban ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk menjalani pemeriksaan toksikologi.

Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi bagian dari penyidikan untuk memastikan penyebab kematian korban serta mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut. *

Tinggalkan Balasan