BANDUNG,sekilasbandungraya.com – Polrestabes Bandung mewaspadai potensi konvoi, provokasi, dan aktivitas yang mengganggu kepentingan umum setelah pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026).
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengimbau Bobotoh menerima apapun hasil pertandingan dengan dewasa serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bandung.
“Saya mengimbau kepada seluruh Bobotoh, apapun hasilnya nanti, tetap menjaga ataupun membantu kami menjaga kondusivitas situasi kamtibmas,” ujar Dedi di Mapolrestabes Bandung, Jumat (11/9/2026).
Menurut Dedi, pengamanan tidak hanya difokuskan selama pertandingan berlangsung, tetapi juga setelah laga berakhir. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi euforia kemenangan maupun kekecewaan yang berpotensi memicu pergerakan massa.
Polrestabes Bandung telah mendata 95 lokasi yang akan menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Persib kontra Persija di sejumlah wilayah Kota Bandung. Konsentrasi massa di lokasi tersebut menjadi salah satu perhatian aparat.
Dedi mengatakan pihaknya akan menggelar patroli gabungan dalam skala besar. Ia bersama jajaran pejabat utama Polrestabes Bandung juga akan menyambangi sejumlah titik keramaian untuk menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat.
Ia meminta Bobotoh tidak melakukan konvoi, perusakan, provokasi, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu pengguna jalan dan kepentingan masyarakat.
“Silakan menikmati pertandingan. Kita sama-sama berdoa semoga Persib Bandung dapat memenangkan pertandingan dan situasi di Bandung juga tetap kondusif,” katanya.
Duel Persija kontra Persib merupakan salah satu laga dengan rivalitas tinggi dalam sepak bola Indonesia. Meski demikian, Polrestabes Bandung mengajak seluruh suporter tetap menjaga sportivitas dan tidak membiarkan euforia pertandingan berujung pada gangguan keamanan di Kota Bandung. (Le*)







