Dankodiklatad: Persit Punya Peran Strategis dalam Ketahanan Keluarga Prajurit

Berita, TNI Polri111 Dilihat

Bandung,sekilasbandungraya.com – Komandan Kodiklat TNI AD (Dankodiklatad) Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan menegaskan pentingnya peran Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) dalam mendukung ketahanan keluarga prajurit TNI AD.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit KCK yang digelar di Gedung Moh. Toha Kodiklatad, Bandung, Senin (27/4/2026).

Menurut Hasan, perjalanan panjang Persit hingga usia 80 tahun menunjukkan organisasi ini telah matang, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata, tidak hanya dalam mendampingi prajurit, tetapi juga dalam kehidupan sosial.

Baca Juga  Sub 8 Sektor 22 Citarum Harum Ingatkan Warga Jaga Pelestarian Lingkungan

“Persit memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan keluarga prajurit. Ini menjadi fondasi penting dalam mendukung tugas-tugas TNI AD,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para anggota Persit untuk terus menjaga marwah organisasi, meningkatkan kualitas diri, serta memperkuat solidaritas. Selain itu, ia menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam bermedia sosial agar citra Persit dan TNI AD tetap terjaga di tengah perkembangan era digital.

Peringatan HUT ke-80 Persit KCK yang mengusung tema “80 Tahun Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya” berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Sejumlah pejabat utama Kodiklatad serta pengurus Persit KCK Gabungan Kodiklatad turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga  Sektor 22 Citarum Harum Sub 01 Karya Bakti Bareng Pussenkav Pembersihan Sungai

Tak hanya seremoni, rangkaian peringatan juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, penanaman pohon, olahraga bersama, hingga pemberian santunan kepada warakawuri sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Ketua Umum Persit KCK Uli Simanjuntak melalui tayangan video menyampaikan bahwa delapan dekade perjalanan Persit merupakan bukti ketangguhan dan dedikasi dalam mendukung prajurit sekaligus membangun keluarga yang berkualitas.

Sebagai penutup, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Tumpeng tersebut diserahkan kepada anggota Persit berprestasi di bidang pendidikan dan karya ilmiah, serta kepada personel yang akan memasuki masa purna tugas. (Le*)