Intensitas Hujan Masih Tinggi, Wali Kota Imbau Wisatawan Lebih Berhati-hati

Pemerintahan251 Dilihat

Kota Bandung, Sekilasbandungraya.com – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengimbau wisatawan untuk memperhatikan kondisi cuaca yang kini memasuki fase intensitas hujan tinggi.

“Kami mohon wisatawan punya kesadaran bersama, terutama soal sampah. Jangan tinggalkan begitu saja. Dan bagi yang berwisata alam, tolong perhatikan cuaca dan jangan memaksakan diri,” ucapnya di Balai Kota Bandung, Senin, 8 Desember 2025.

Ia menyebut beberapa titik wisata yang rawan, seperti kawasan aliran sungai, Tahura, dan jalur wisata air di sekitar Cika-cika.

Baca Juga  DPMPTSP Kota Bandung Persembahkan Predikat WBBM untuk Mang Oded

Menanggapi sejumlah bencana longsor dan banjir yang terjadi di Bandung selama beberapa hari terakhir, Farhan mengatakan, Pemerintah Kota Bandung telah melakukan evakuasi dan relokasi warga, terutama di pemukiman bantaran sungai.

“Relokasinya sementara. Tidak langsung ke Rusun Rancacili karena itu jauh dan berpotensi mengganggu kegiatan sekolah anak-anak,” jelas Farhan.

Saat ini, penanganan relokasi menggunakan skema kontrakan sementara yang dibiayai dermawan, bukan APBD.

Farhan juga menuturkan, sebagian besar hunian di bantaran sungai dipastikan tidak memiliki IMB atau PBG, meskipun menurut aturan kepemilikan aset di bantaran sungai tetap dimungkinkan secara hukum.

Baca Juga  Kota Bandung Siap Rebutkan Juara Umum Porpemda 2023

“Hal yang tidak boleh itu pemerintah mengeluarkan IMB atau PBG-nya. Itu berbeda dengan status kepemilikan,” jelasnya.

Farhan memastikan Pemerintah Kota Bandung memberlakukan moratorium penerbitan izin pembangunan kawasan pemukiman baru hingga situasi cuaca dan kebijakan mitigasi risiko bencana lebih stabil.

“Akan ada moratorium untuk izin pemukiman baru. Yang sudah berjalan tidak bisa dihentikan karena izinnya sudah keluar,” jelas Farhan.

Ia menyampaikan kebijakan ini merujuk dua dokumen resmi, Surat Edaran Gubernur Jawa Barat terkait pembangunan dan larangan perjalanan luar negeri bagi ASN hingga kondisi kembali normal.

Baca Juga  32 Praja IPDN Magang di Pemkot Bandung, Ciptakan Generasi Inovatif dan Profesional

Terkait bencana di Aceh dan Sumatera Barat, Farhan memastikan bantuan dari Bandung telah terkumpul melalui kolaborasi Pemkot Bandung dan Bank BJB.

“Total sudah Rp2 miliar. Saat ini proposal melalui Forum Bandung Sehat sedang disiapkan. Penyalurannya akan dilakukan melalui Apeksi agar terkoordinasi dengan pemerintah daerah terdampak,” katanya.