Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat, Sambut Kunjungan Muspida Ke Motah di Wilker Sektor 7 Citarum

TNI Polri87968 Dilihat

Kab Bandung, sekilasbandungraya.com – Komandan Sektor 7 Citarum Harum Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat, S.Pd.,M.Si secara langsung sambut kunjungan Muspida Jabar dan Banten dalam rangka peninjauan Mesin Olah Runtah (Motah-1) Siliwangi di Desa Cangkuang Wetan Kabupaten Bandung. Rabu (27/09/23).

Hadir dalam peninjauan, Kodim 0602/Serang, Kodim 0623/Cilegon, PUPR Kota dan Kabupaten Serang, Kodim 1211/ Garut, Kodim 0612/Tasikmalaya, LH Kota, Kabupaten Tasikmalaya, Kades Cangkuang Wetan, Dirut Manager PT. Sparta Guna Sentosa serta Para Dansub dan Staf Posko Sektor 7 Satgas Citarum Harum.

Dalam keterangannya Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat menyampaikan, alhamdulillah hari ini kami dapat kunjungan dari Muspida Kota maupun Kabupaten Jabar dan Banten, dan untuk yang sekarang dari Tasikmalaya, yang mana setelah melihat secara langsung Mesin Olah Runtah responnya begitu peduli terhadap sampah yang memang sudah menjadi zaman sekarang ini darurat sampah.

Baca Juga  Tebar Kebaikan Dalam Menciptakan Lingkungan Bersih, Sektor 22 Citarum Harum Sub 4 Komsos

“Mudah-mudahan dengan kedatangan beliau‐beliau ini bisa membantu di daerahnya masing-masing dengan adanya Motah ini untuk menangani sampah habis ditempat,” ujar Nurjanah.

Dilokasi yang sama Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf. Raden Henra Sukmadjidibrata menyebutkan, sesuai dengan perintah Panglima kami mengajak Pemerintah Daerah khususnya di Tasikmalaya yang terdiri dari Kota dan Kabupaten.

“Hari ini saya Dandim beserta perwakilan dari Pemerintah Daerah diwakili oleh Kadis Lingkungan Hidup dari Kota Tasikmalaya melihat langsung proses bagaimana pemilihan sampah sampai dengan sampah jadi abu, diharakan kedepan mungkin di Tasikmalaya bisa dilaksanakan seperti ini,” ucap Dandim.

Baca Juga  Sub 3 Sektor 5 Ajak Warga Peduli Kebersihan Lingkungan Sekitar

Sementara Bambang selaku Asda II Kab. Tasikmalaya mengatakan, saya sangat mengapresiasi, bisa diundang Kodam III/Siliwangi melalui Dandim bisa berkunjung ke lokasi Motah-1 Siliwangi bagaimana proses pengolahan sampah.

“Mudah-mudahan setelah kita melihat proses dan penjelasan dari awal kita bisa mengikuti replikasi kegiatan itu di  Kabupaten Tasikmalaya sehingga persoalan sampah bisa teratasi dengan baik,” jelasnya.

Pihaknya juga menyebutkan bahwa di Kabupaten Tasikmalaya sama seperti daerah lain, sampah menjadi persoalan yang serius dan memerlukan penanganan yang serius juga.

Ditambahkan Kadis LH Kota Tasikmalaya Drs. H. Deni Diyana, M.Si, penanganan sampah didaerah masih konvensional tumpuk, angkut, buang. Sebetulnya kami sangat menantikan teknologi seperti ini juga dalam operasional tidak memerlukan biaya yang tinggi dan sekarang kembali ke regulasi.

Baca Juga  Dansat Brimob ikuti apel gabungan Polda Jabar, perkuat disiplin dan kesiapan personel

“Jadi kami sebagai user atau pelaksana sampah di daerah tentunya kami berharap bahwa teknologi seperti ini bisa diadopsi bisa di bawa ke daerah kami untuk menangani sampah di daerah kami,” jelas Deni.

Secara personal, sambung Deni, saya sangat tertarik karna secara fisik tidak ada polutan yang mengganggu lingkungan juga dari operasional tidak perlu biaya lagi sehingga sangat ekonomis.

“Sehingga sekarang secara regulasi dan juga untuk lainnya bisa dibicarakan pemerintah lebih intensif,” tandasnya.