Lewati ke konten
  • Tambahkan Menu
Sekilas Bandung Raya
Sekilas Bandung Raya
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Beranda
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Polhukam
  • TNI Polri
  • Olahraga
  • Sosial
  • Kriminal
  • Budaya
  • Hiburan
  • Advertorial
Home / Berita Bergaya Arsitektur Tionghoa, Masjid Lautze 2: Pusat "Log In" di Kota Bandung

Bergaya Arsitektur Tionghoa, Masjid Lautze 2: Pusat “Log In” di Kota Bandung

Soleh Hadin Redaksi UtamaMaret 16, 2024
Berita719 Dilihat

Kota Bandung, Sekilasbandungraya.com – Jika melintas di Jalan Tamblong Kota Bandung, tepat di sisi kanan dari patung ikonik pemain sepak bola, anda akan melihat ada bangunan ruko yang apabila ditelisik, nyatanya itu adalah bangunan masjid.

Ya, itulah Masjid Lautze 2 yang terletak di Jalan Tamblong Kota Bandung. Boleh jadi, awalnya beberapa orang akan mengira bangunan ini adalah kelenteng.

Hal ini karena masjid tersebut memiliki gaya arsitektur khas Tionghoa. Mulai dari lampion dan juga ornamen warna merah dan kuning yang mengiasi bagian dalam bangunan masjid.

Walau sudah banyak dibicarakan, namun daya tarik Masjid Lautze belum pudar hingga saat ini. Humas Kota Bandung punya kesempatan berkunjung ke salah satu masjid yang punya keunikan satu ini.

“Awalnya, masjid ini sekitar tahun 1997 dibuka dan luasnya hanya sekitar 6×9 meter. Namun sambil berjalan, kami telah melakukan pelebaran. Sehingga untuk saat ini saja, kami bisa menampung hingga 800 jemaah saat salat Jumat,” ujar Ketua DKM Masjid Lautze 2 Bandung, Rahmat Nugraha.

Ia juga menyebut, letak Masjid Lautze 2 yang sangat strategis (berada di tengah kota dan pinggir jalan raya) menjadikan masjid ini penuh berkah dan mudah memantik perhatian.

Hal ini juga berpengaruh pada program reguler maupun program di bulan Ramadan, yang dijalankan oleh DKM.

Baca Juga  Membanggakan, Kakak Beradik Nadhifa dan Aryasatya Bawa Pulang Medali Emas Di Liga Pelajar Kota Bandung 2026

Karena antusias warga sekitar, juga bertambahnya jemaah masjid ini seiring waktu, pihak DKM juga meminta izin agar dapat menutup sebagian ruas Jalan Tamblong saat pelaksanaan ibadah Salat Jumat.

Haslinya, seperti tadi diceritakan. 800 jemaah bisa ditampung di masjid ini. Padahal awalnya, Masjid Lautze 2 memiliki jemaah kurang dari 100 orang.

Dari Pecinan ke Jalan Tamblong

Masjid Lautze 2 merupakan ‘cabang’ dari Masjid Lautze 1 di kawasan Pecinan Jakarta. Melansir dari berbagai sumber, Masjid Lautze pertama kali didirikan seorang muslim keturunan Tionghoa, Haji Ali Karim tahun 1991 melalui Yayasan Haji Karim Oei (YHKO).

Sementara penamaan Masjid Lautze diambil dari nama jalan di Jakarta, kantor pusat YHKO, yakni Jalan Lautze 87-89 Pasar Baru, Jakarta Pusat. Di Bandung, Masjid Lautze 2 berdiri sejak tahun 1997.

Penyebutan angka satu dan dua di belakang nama Masjid Lautze, disebut-sebut untuk membedakan saja, mana Masjid Lautze yang terletak di Pecinan, Jakarta, mana Masjid Lautze yang ada di Kota Bandung.

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan Masjid Lautze 2 menjadi tempat bagi saudara-saudara yang hendak menjadi mualaf sebagai tempat mengucap ikrar syahadat.

Baca Juga  Uji Nyali Tanjakan Emen Bikin Mencekam

Sejak tujuh tahun ke belakang, Rahmat menyebut telah ada sebanyak 258 mualaf yang kemudian menjadi jemaah Masjid Lautze 2. Latar belakang para mualaf ini pun beragam dan majemuk.

“Karena letak Masjid Lautze 1 di Jakarta itu di kawasan Pecinan, boleh jadi jemaahnya identik dengan keturunan Tionghoa. Nah, kalau di kami, ini rasanya lebih majemuk. Saudara-saudara yang mengucap ikrar syahadat pun lebih majemuk latar belakangnya,” ujar Rahmat.

“Bukan dari keturunan Tionghoa saja, tapi juga ada dari berbagai warga di belahan dunia. Misal dari Prancis, Australia. Dan untuk Indonesia-nya, ada dari berbagai suku asal Indonesia,” katanya menambahkan.

Untuk memakmurkan masjid, DKM Masjid Lautze 2 ini juga merangkul pemuda serta Karang Taruna di wilayah tersebut. Secara geografis, letak Masjid Lautze ini berada di Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung.

“Butuh waktu satu hingga dua tahun untuk kami melakukan pendekatan. Alhamdulillah, sekarang Masjid Lautze tidak lagi terkesan ekslusif. Kami lebih terbuka,” terang Rahmat.

Makmur lewat Program Rutin

Sepanjang perjalanannya, berbagai kegiatan kerohanian umat muslim ada di Masjid Lautze 2. Mulai dari salat berjamaah 5 waktu, pengajian ibu-ibu, pengajian anak, dan satu lagi yang menarik adalah pengajian para mualaf.

Baca Juga  Polda Jabar Tangkap 413 Pelaku Kejahatan Jalanan, Sita 1.016 Motor

Hal ini disebut Rahmat karena Masjid Lautze menjadi tempat di mana para mualaf yang tadi disebutkan, memilih Masjid Lautze sebagai tempat mengucap ikrar syahadat.

“Kami juga menggandeng Rumah Amal Salman, dan kolaborator lainnya agar program reguler ini berjalan,” terang Rahmat.

Spesial di bulan Ramadan, Masjid Lautze 2 juga membagikan takjil dan iftar gratis bagi umat muslim yang hendak berbuka puasa di sekitar kawasan masjid.

Sekitar 700-1.000 kurma dan air mineral, lalu 250-300 makanan berat disiapkan untuk kemudian dibagikan. Rahmat menyebut, makanan-makanan ini merupakan bantuan dari berbagai pihak, salah satunya saudara-saudara mualaf baru yang menjadi jemaah Masjid Lautze 2.

“Kegiatannya bersifat sosial. Kita sediakan takjil on the street. Kami sediakan 800 sampai 1.000 kurma dan air mineral, lalu ada 250 sampai 300 iftar. Kateringnya kita didukung oleh saudara-saudara baru kita (mualaf) di Masjid Lautze,” bebernya.

Di bulan Ramadan ini, Masjid Lautze juga menggelar ibadah Salat Isya dan disambung dengan Salat Tarawih.

Jika anda sedang berada di kawasan Jalan Tamblong dan ingin mengenal Masjid Lautze 2, rasanya, tak ada salahnya melipir untuk salat dan melihat langsung keunikan masjid ini dari dekat.

Post Views: 719
Bergaya Arsitektur Tionghoa Masjid Lautze 2: Pusat "Log In" di Kota Bandung
Writer: Diskominfo Kota BandungEditor: Redaksi
Ikuti Kami

Navigasi pos

Pos sebelumnya Dansektor 7 Citarum Harum: Pertahankan dan Tingkatkan Kebersihan Sekitar Ipal
Pos berikutnya Es Cendol Elizabeth: Rasa yang tak Pernah Berubah, Legakan Dahaga Sejak 1972

Jangan Lewatkan

  • Polisi Tangkap Pencuri Kabel Traffic Light di Bandung, Terancam 9 Tahun Penjara
  • Jumat Berkah, Brimob Jabar Bagikan Makanan kepada Masyarakat
  • Satpol PP Kota Tertibkan 40 Bangunan Liar di Kawasan Pendidikan Hasanudin-Surya Kencana
  • Hari Ke-21, Tim SAR Brimob Jabar Lanjutkan Pembangunan Jembatan Merah Putih
  • 100 Hari Pertama Jadi Kapolri, Komjen Suyudi Fokus Pemetaan dan Pembenahan Internal
  • Pria Ngaku Anggota Reserse Bikin Keributan di Angkot, Diamankan Polresta Bandung

News Feed

Polisi Tangkap Pencuri Kabel Traffic Light di Bandung, Terancam 9 Tahun Penjara

Jumat Berkah, Brimob Jabar Bagikan Makanan kepada Masyarakat

Satpol PP Kota Tertibkan 40 Bangunan Liar di Kawasan Pendidikan Hasanudin-Surya Kencana

Hari Ke-21, Tim SAR Brimob Jabar Lanjutkan Pembangunan Jembatan Merah Putih

100 Hari Pertama Jadi Kapolri, Komjen Suyudi Fokus Pemetaan dan Pembenahan Internal

Pria Ngaku Anggota Reserse Bikin Keributan di Angkot, Diamankan Polresta Bandung

  • 1
  • 2
  • 3
  • …
  • 393
  • Berikutnya

No More Posts Available.

No more pages to load.

BAPENDA KOTA BANDUNG

Sahabat Humas Indonesia

Cari Berita

Berita Nasional

  • 100 Hari Pertama Jadi Kapolri, Komjen Suyudi Fokus Pemetaan dan Pembenahan Internal
  • Paguyuban Balad 88 Gelar Gowes, 731 Peserta Ramaikan Semangat Kemerdekaan
  • Semarak HUT RI ke-81, Pandawa 01 Pasar Sindanglaya Suguhkan Botram 81 Meter
  • PP Muhammadiyah Gandeng Dewan Pers dalam Hari Pers dan Literasi 2026
  • Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan, Jurnalis Jabar Desak Polri Proses Hotman Paris

Sekilas TNI-POLRI

  • Polisi Tangkap Pencuri Kabel Traffic Light di Bandung, Terancam 9 Tahun Penjara
  • Jumat Berkah, Brimob Jabar Bagikan Makanan kepada Masyarakat
  • Hari Ke-21, Tim SAR Brimob Jabar Lanjutkan Pembangunan Jembatan Merah Putih
  • 100 Hari Pertama Jadi Kapolri, Komjen Suyudi Fokus Pemetaan dan Pembenahan Internal
  • Pria Ngaku Anggota Reserse Bikin Keributan di Angkot, Diamankan Polresta Bandung

Sekilas Terpopuler

  • 1
    Kasus Penusukan di Panyileukan, Polisi Amankan Anak Tiri Korban
  • 2
    Hari Kedua Menjabat, Kapolresta Bandung Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Katapang
  • 3
    100 Hari Pertama Jadi Kapolri, Komjen Suyudi Fokus Pemetaan dan Pembenahan Internal
  • 4
    Bupati Bandung Akui Tak Tahu Detail Operasional PT BDS Dalam Sidang Tipikor
  • 5
    Taufik Hidayat Didakwa Tiga Pasal, Jaksa Siapkan 20 Saksi dalam Kasus Penganiayaan Yuvita
  • 6
    Pria Ngaku Anggota Reserse Bikin Keributan di Angkot, Diamankan Polresta Bandung
  • 7
    Hari Ke-16, Tim SAR Brimob Jabar Bantu Pengecoran Pondasi Jembatan di Majalengka
  • 8
    Pemkot Bandung Tingkatkan Kewaspadaan ISPA dan ILI, Faskes Perkuat Deteksi Dini
  • 9
    Lepas 58 PNS Purnatugas, Sekda: Pengabdian Menjadi Warisan bagi Generasi Berikutnya  
Sekilas Bandung Raya
Hak Cipta PT. Media Bandung Utama / Sekilas Bandung Raya