Dansektor 7 Citarum Harum: Motah Mampu Kurangi Pencemaran Sampah Masuk Ke Sungai Citarum

TNI Polri561 Dilihat

Kab Bandung, Sekilasbandungraya.com – Guna meminimalisir sampah darat yang sering masuk ke aliran sungai Citarum di wilayah kerja Sektor 7, Dansektor Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat, S.Pd.,M.Si dampingi DLH Provinsi Jawa Barat peninjauan Alat Pembakaran Sampah APH di Kp. Cibedug Desa Cangkuang Wetan. Sabtu (23/09/23).

Bahwa APH yang biasa di kenal dengan sebutan Mesin Olah Runtah (Motah-1) Siliwangi terbilang sangat praktis, selain tidak memakan banyak tempat, Motah juga memiliki daya bakar yang begitu bagus bisa mencapai 1 ton/jam dengan suhu pembakaran 1000°C tanpa menggunakan bahan bakar dan listrik serta ramah secara lingkungan dari asap yang dikeluarkannya.

Motah dihadirkan tentunya untuk memberikan sebuah solusi alternatif bagi sampah yang ada di tiap wilayah, sehingga sampah bisa benar-benar habis di wilayah masing-masing.

Baca Juga  Polda Jabar Dukung Wartawan Ikuti Gowes Internasional IVCA Rally 2026

Dengan hadirnya Motah Sektor 7 berhasil menutup tiga Tempat Pembuangan Sampah liar, hal tersebut tentunya memberikan sebuah terobosan solutif bagi permasalahan sampah yang selalu hadir di lokasi-lokasi yang bukan semestinya di jadikan tempat pembuangan sampah.

Selain dari itu dengan pengelolaan sampah yang baik, dan TPS3R yang sistematis dengan SDM yang terampil, sampah organik di olah dijadikan magot untuk pakan ternak, serta abu sisa pembakaranpun dapat dimanfaatkan menjadi campuran pupuk, sehingga Motah dapat memberikan solusi dan benar-benar sampah habis di wilayah.

Baca Juga  Capai Target Program Citarum, Sub 4 Sektor 7 Gencarkan Komsos, Ubah Mindset Generasi Penerus Ke Arah yang Lebih Baik

Saat dikonfirmasi terkait giat peninjauan, Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat mengatakan, hari ini kami dampingi DLH Provinsi Jabar melakukan pengamatan serta secara langsung melihat Motah, dengan tujuan mengalisis sistem operasi Motah dan sistem pengolahan sampah yang ada di Desa Cangkuang Wetan.

“Sejauh ini Motah yang ada diwilayah kerja kami, sudah mampu melakukan beberapa penuntasan permasalaham sampah, bahkan dari wilayah lain pun tak jarang di kirim untuk dilakukan pembakaran,” ujarnya.

Kami Sektor 7, Sambung Dansektor, sangat bersyukur hadirnya Motah betul-betul membantu, terutama kami yang setiap hari memantau pencemaran sungai, yang di dominasi oleh sampah, dengan hadirnya Motah, sampah di sungai dapat di angkat dan di lakukan pembakaran.

Baca Juga  Sektor 7 Citarum Harum Pengawasan Ipal, Perhatikan Area B3 Jangan Terjadi Kebocoran

“Yang terpenting adalah, saat sampah darat dapat terselesaikan maka secara otomatis sampah yang masuk ke area sungaipun akan berkurang, hal tersebut tentunya menjadi harapan kita semua, sungai terbebas dari limbah sampah,” pungkas Nurjanah Suat.