Tokoh Agama Apresiasi Komitmen Polda Jabar Jaga Bandung Tetap Aman, Damai, Nyaman dan Kondusif

Berita, TNI Polri7 Dilihat

BANDUNG – Komitmen Kepolisian Daerah Jawa Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat mendapat apresiasi dari tokoh agama di wilayah Kelurahan Pakemitan, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kelurahan Pakemitan, Ustaz Ade Kardi, menyampaikan dukungannya terhadap langkah dan upaya jajaran Polda Jabar dalam menciptakan suasana Kota Bandung yang aman, damai, nyaman, dan kondusif.

“Kami mendukung langkah Kepolisian Daerah Jawa Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Suasana yang aman, damai, nyaman, dan kondusif merupakan modal utama bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas dengan nyaman dan membangun daerah secara bersama-sama,” ujar Ustaz Ade Kardi, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga  Mini Soccer HUT Bhayangkara ke-79 Capai Babak Final, Siap Adu Strategi di Zone 73, Bandung

Ia menilai pendekatan yang mengedepankan komunikasi, persaudaraan, serta kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat merupakan langkah strategis untuk membangun rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Menurutnya, inisiatif Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., yang mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jawa Barat sejalan dengan nilai-nilai keagamaan.

Semangat tersebut, kata dia, mengedepankan persaudaraan, kedamaian, toleransi, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Di tengah maraknya kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, Ustaz Ade Kardi juga mengajak seluruh pihak yang menyampaikan aspirasi untuk tetap mengedepankan aksi damai dan tidak mudah terprovokasi oleh tindakan yang dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga  Heboh. Cairan AMR Solusi Hemat BBM, Hasil Inovasi Tim Kodim 0617/Majalengka

“Mari kita rawat bersama dengan menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, tidak mudah terprovokasi, serta senantiasa membangun komunikasi yang baik. Kami mendukung kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Peran tokoh agama dinilai strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi untuk memperkuat persatuan dan menciptakan lingkungan sosial yang harmonis.

Dengan sinergi antara kepolisian, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, Jawa Barat diharapkan senantiasa menjadi ruang bersama yang aman, harmonis, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Le)

Tinggalkan Balasan