CIMAHI,sekilasbandungraya.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat. Melalui agenda Jumat Keliling, Kapolda Jabar hadir langsung di tengah masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan ulama, tokoh agama, dan warga, Jumat (28/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jabar didampingi Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si., serta jajaran pejabat utama Polda Jabar dan Polres Cimahi.
Kehadiran jajaran kepolisian tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri untuk memastikan komunikasi dengan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi juga melalui ruang-ruang keagamaan dan kemasyarakatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pimpinan Masjid Misykatul Anwar Drs. Syaiful Karim, M.Si.; Karo SDM Polda Jabar Kombes Pol. Fadly Samad, S.H., S.I.K., M.Si., M.H.; Dirintelkam Polda Jabar Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan, S.I.K.; Dirbinmas Polda Jabar Kombes Pol. Wadi Sa’bani, S.H., S.I.K., M.H.; Kabid Propam Polda Jabar Kombes Pol. Adiwijaya, S.I.K.; Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR.; Koorspripim Polda Jabar AKBP M. Amirul Hakim, S.I.K., M.Si.; Wakapolres Cimahi Kompol Zulkarnaen, S.H., S.I.K., M.I.K.; Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan, S.H.; Wakapolsek Cimahi AKP Asep Ratman, S.H.; serta jajaran PJU Polres Cimahi.
Turut hadir Camat Cimahi Utara Muhammad Nur Efendi, S.STP., M.Si.; Lurah Cibabat Syahrizal Yusuf, S.T., M.Si.; Kanit Intelkam Polsek Cimahi AKP Agus Supriyanto, S.H.; serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibabat.
Melalui program Jumat Keliling, Kapolda Jabar kembali menegaskan bahwa Polri harus hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan penanganan suatu persoalan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan ruang untuk berdialog, bersilaturahmi, dan bersama-sama membangun keamanan lingkungan.
Sinergi antara kepolisian, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga diharapkan menjadi kekuatan utama dalam menjaga Jawa Barat tetap aman, damai, dan kondusif.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto mengatakan, Jumat Keliling merupakan agenda rutin yang diarahkan untuk memperkuat tali silaturahmi dengan para ulama dan tokoh agama.
“Selain menjalankan kegiatan keagamaan, momentum tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi harmonis, menyerap aspirasi, serta mendengarkan secara langsung berbagai masukan masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka,” ujarnya.
Kapolda Jabar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menyerahkan persoalan keamanan sepenuhnya kepada kepolisian. Menurutnya, terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh pihak melalui kepedulian, komunikasi, serta semangat gotong royong.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi. Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif. Ini menjadi semangat utama yang terus kita bangun melalui kegiatan Jumat Keliling,” kata Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi salah satu cara efektif untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Dengan turun langsung, polisi dapat mendengar berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara aparat keamanan, tokoh agama, dan warga,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Masjid Misykatul Anwar, Drs. Syaiful Karim, M.Si., turut menyampaikan khutbah yang mengangkat sejumlah pesan keagamaan.
Ia mengingatkan jamaah mengenai dua waktu penting dalam kehidupan manusia, yakni saat dilahirkan ke dunia dan ketika manusia dipanggil kembali menghadap Allah SWT.
Khutbah tersebut juga mengulas makna kelahiran secara fisik dan spiritual serta pentingnya menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar sebagai kegiatan seremonial.
Momentum Maulid Nabi, menurutnya, harus menjadi sarana untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai seperti shiddiq atau kejujuran, amanah, kasih sayang, dan kesabaran ditekankan sebagai akhlak mulia yang harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, umat juga diajak memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. (Le)







