Yogyakarta,sekilasbandungraya.com – Komandan Kodiklatad yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat PPS Betako Merpati Putih, Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., secara resmi membuka Ujian Kenaikan Tingkat Nasional (UKTNas) dan Tradisi PPS Betako Merpati Putih Tahun 2026 di Padepokan Merpati Putih serta kawasan Alun-Alun Parangkusumo, Bantul, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, B.B.A., M.P.A., Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Dr. H. Munjirin, S.Sos., M.Si., dan diikuti sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta perwakilan anggota Merpati Putih dari luar negeri.
UKTNas merupakan bagian dari sistem pembinaan perguruan yang bertujuan mengukur kemampuan teknis, fisik, mental, dan spiritual para peserta sebagai syarat kenaikan tingkat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PPS Betako Merpati Putih juga menganugerahkan Sabuk Kehormatan Merpati Putih kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki perhatian dan kontribusi terhadap perkembangan perguruan. Penganugerahan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus memperkuat sinergi Merpati Putih dengan pemerintah, BUMN, TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Letjen TNI Mohamad Hasan mengapresiasi seluruh panitia dan warga perguruan atas suksesnya penyelenggaraan UKTNas dan Tradisi Merpati Putih 2026. Ia berharap kegiatan tersebut terus berkembang dari tahun ke tahun, memperkuat soliditas organisasi, serta melahirkan pesilat-pesilat berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, kehadiran seluruh peserta dalam kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen PPS Betako Merpati Putih dalam melestarikan warisan budaya bangsa melalui seni bela diri pencak silat, sekaligus membina generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan.
Dengan terselenggaranya UKTNas dan Tradisi PPS Betako Merpati Putih 2026, perguruan diharapkan terus mencetak kader-kader terbaik yang tidak hanya unggul dalam kemampuan bela diri, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
(Penerangan Kodiklatad)







