Mantan Atasan Taufik Hidayat Ungkap Sosok di Balik Penyerahan Diri Tersangka Penganiayaan Yuvita

Bandung,sekilasbandungraya.com – Mantan atasan tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita Tri Rezeki, Dadang Ahyar Ismail, mengungkap dirinya menjadi sosok yang meyakinkan tersangka Taufik Hidayat alias Opik untuk menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

Dadang mengatakan, beberapa hari sebelum ditangkap, Taufik menghubunginya dalam kondisi panik setelah mengetahui kasus yang menjeratnya menjadi perhatian publik dan viral di media sosial.

“Awalnya si Opik telepon ke saya, bilang, ‘Pak, saya ini viral bahkan se-Indonesia’. Saya tanya, ‘Kamu maunya gimana?’. Dia minta bantuan perlindungan,” kata Dadang kepada wartawan di Bandung, Rabu (24/6/2026).

Menurut Dadang, dirinya kemudian memberikan nasihat kepada Taufik bahwa upaya melarikan diri tidak akan menyelesaikan masalah dan justru berpotensi menimbulkan risiko yang lebih besar.

Baca Juga  Di Oxbow Rancabereum, Sub 1 Sektor 5 Citarum Harum Karya Bakti Rapihkan Tanah

Ia mengaku memberikan tiga pilihan kepada Taufik, yakni terus melarikan diri hingga tertangkap, ditangkap warga karena identitasnya sudah tersebar luas, atau menyerahkan diri kepada polisi.

“Kalau lari terus, suatu saat pasti ketahuan. Karena sudah ramai di media sosial, bisa saja ditangkap warga atau akhirnya ditangkap polisi. Saya bilang, pilih yang mana,” ujarnya.

Setelah mendengar nasihat tersebut, kata Dadang, Taufik akhirnya menyatakan kesediaannya untuk menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum.

Dadang kemudian berkoordinasi dengan salah seorang anggota kepolisian bernama Hendi guna menyusun strategi penyerahan diri, mengingat Taufik kerap berganti nomor telepon selama menjadi buronan.

Baca Juga  Taman Sangkuriang Sektor 7 Kini Semakin Diminati Warga Masyarakat 

Pada Selasa (23/6), Taufik kembali menghubungi Dadang dan menyatakan ingin menyerahkan diri. Saat itu, petugas kepolisian telah bersiaga di sekitar kediaman Dadang.

“Saya bilang, kalau mau menyerahkan diri harus kooperatif. Setelah datang, sudah ada Pak Hendi, kemudian dia dibawa masuk untuk berbicara dan selanjutnya diserahkan kepada anggota Polda Jawa Barat,” kata Dadang.

Ia menambahkan, sebelum menyerahkan diri, Taufik sempat mengajukan syarat agar dirinya turut mendampingi hingga ke Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat.

“Dia bilang, ‘Boleh saya menyerahkan diri, tapi Pak Dadang ikut juga’. Akhirnya saya ikut dari belakang,” ujarnya.

Baca Juga  Kodam III/Slw Gelar Doa Bersama Pererat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Dadang menjelaskan, kedekatannya dengan Taufik berawal dari hubungan pekerjaan pada 2023 hingga 2024. Dalam lingkungan kerja tersebut, dirinya dianggap sebagai sosok yang dituakan sehingga kerap menjadi tempat mengadu bagi para pekerja, termasuk Taufik.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Barat menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap Yuvita Tri Rezeki di Kabupaten Bandung. Tersangka sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sebelum akhirnya menyerahkan diri dan diamankan penyidik pada Selasa (23/6) malam. (***)