Ekosistem Ekraf Kota Bandung Diperkuat, Akses Modal dan Ruang Kreatif Dibuka Lebar

Pemerintahan152 Dilihat

Kota Bandung, Sekilasbandungraya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menempatkan penguatan ekosistem ekonomi kreatif sebagai salah satu prioritas utama dalam mendorong pertumbuhan daerah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, tugas pemerintah bukan menjadi pelaku usaha, melainkan memastikan ekosistem kreatif tumbuh sehat dan matang.

“Kami harus memberikan kesempatan seluas-luasnya termasuk akses terhadap venture capital kepada para pelaku ekonomi kreatif,” ujar Farhan.

Ia mengakui, jumlah pelaku kreatif di Bandung sangat besar, sehingga persaingan pun semakin ketat. Dalam kondisi tersebut, pemerintah harus menciptakan sistem kompetisi yang adil dan sehat.

Baca Juga  HUT ke-78 RI, Plh Wali Kota: Nilai Perjuangan Bangsa Wujudkan Visi Kota Bandung

Farhan menyebut kehadiran ruang-ruang kreatif menjadi indikator positif. Salah satu contoh adalah Pasar Kosambi yang kini berkembang sebagai referensi pelaku ekonomi kreatif.

Selain itu, kawasan seperti Jalan Trunojoyo dan sejumlah ruang kreatif lainnya turut memperkuat ekosistem kolaboratif di Kota Bandung.

Menurutnya, pemerintah berperan membuka akses pembiayaan, mempertemukan pelaku dengan investor, serta menjaga regulasi agar tidak mematikan inovasi.

Farhan juga menyebut pentingnya data dan efisiensi dalam membangun sektor ini agar kebijakan tepat sasaran.

Ia optimistis, dengan ekosistem yang sehat, ekonomi kreatif dapat menjadi tulang punggung pertumbuhan Bandung sekaligus memperkuat identitas kota sebagai pusat kreativitas.

Baca Juga  Gaslah! Perang Melawan Sampah Dimulai dari RW

“Terpenting adalah persaingan yang seimbang dan kesempatan yang sama,” katanya.