Pekerja Proyek Kirmir Sungai di Cinambo Tertimbun Longsor, Dievakuasi Selama Satu Jam

BANDUNG,sekilasbandungraya.com – Seorang pekerja proyek perbaikan dinding penahan sungai atau kirmir di Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, tertimbun longsoran tanah dan batu, Sabtu (3/10/2026).

Korban diketahui bernama Iyan (25). Ia tertimbun material saat bersama dua rekannya mengerjakan fondasi perbaikan kirmir di tepi Sungai Cijalupang, Jalan Golf Raya Nomor 17, Kelurahan Cisaranten Wetan, Kecamatan Cinambo, sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketiganya tengah memperbaiki kirmir sungai yang kondisinya telah rusak akibat tergerus aliran air. Saat pengerjaan berlangsung, kondisi tanah di lokasi diketahui sudah basah. Selain itu, terdapat lubang galian dengan kedalaman sekitar satu meter di bawah area pengerjaan.

Baca Juga  Jaga Kebersihan Lingkungan, Sub 1 Sektor 7 Citarum Harum Giat Bebersih di Area Motah

Ketika proses penggalian dan pemerataan tanah dilakukan, tebing tanah di sekitar kirmir tiba-tiba longsor. Dua pekerja berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Iyan yang berada di bagian paling bawah tidak sempat menghindar dan tertimbun material tanah serta batu.

Saksi di lokasi menyebut tubuh Iyan sempat tertimbun seluruhnya selama sekitar lima menit. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian bergotong royong menggali material longsoran hingga kepala dan sebagian tubuh korban berhasil dibebaskan.

Namun, proses evakuasi sempat terkendala karena bagian kaki dan lutut kiri korban terjepit besi serta himpitan batu kirmir. Warga kemudian meminta bantuan tim Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmatan) Kota Bandung.

Baca Juga  Wali Kota Wariskan Prestasi untuk Kota Bandung

Setelah melalui proses evakuasi yang berlangsung sekitar satu jam, Iyan akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat. Korban mengalami luka robek cukup parah di bagian kepala yang diduga akibat terkena material batu kirmir serta luka pada bagian kaki.

Usai berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Ujung Berung untuk mendapatkan penanganan medis. Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandung Roby Darwan mengimbau pelaksana proyek agar memperhatikan aspek keselamatan sebelum melakukan pekerjaan fisik, terutama di lokasi yang memiliki potensi longsor.

Baca Juga  Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat "Jumat Berkah" Pada Giat Jumsih dan Jumling

Ia meminta setiap pekerjaan diawali dengan penilaian risiko dan kajian teknis untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi tanah, kedalaman galian, serta struktur di sekitar lokasi pekerjaan dapat berubah dan menimbulkan risiko bagi pekerja.*

Tinggalkan Balasan