Kapolda Jabar Pimpin Upacara PTDH 38 Anggota Polri Satker Polda Jabar

Berita, TNI Polri351 Dilihat

BANDUNG,sekilasbandungeaya.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 38 anggota Polri Satker Polda Jabar.

Upacara tersebut digelar di Lapangan Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta No. 748, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Senin (7/9/2026).

Sebanyak 38 anggota Polri tersebut diberhentikan terhitung mulai tanggal (TMT) 31 Agustus 2026. Upacara dihadiri para Pejabat Utama Polda Jabar, personel masing-masing Satker Mapolda Jabar, ASN Polri, serta Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., M.Han.

Baca Juga  Delapan Pengamen Keroyok Pria di Bunderan Cibiru, Korban Luka Parah di Kepala

Dalam arahannya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa PTDH bukanlah sebuah upacara penghargaan. Pelaksanaan tersebut harus menjadi momentum renungan sekaligus pembelajaran bagi seluruh personel Polri untuk senantiasa menjaga disiplin, integritas dan kehormatan institusi.

Usai upacara, Kapolda Jabar melakukan pencoretan pada properti foto anggota yang dikenakan PTDH. Prosesi tersebut menjadi simbol bahwa para personel yang bersangkutan tidak lagi berdinas sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Zuhdi Batubara mengatakan, pelaksanaan PTDH harus menjadi pengingat bagi seluruh personel, khususnya anggota Brimob Jabar, agar tidak mengabaikan disiplin dan kode etik profesi.

Baca Juga  Polda Jabar Siapkan Pengamanan Empat Ring FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat

“Pelaksanaan PTDH ini hendaknya menjadi pembelajaran dan pengingat bagi seluruh personel, khususnya anggota Brimob Jabar, untuk senantiasa menjunjung tinggi disiplin, integritas, loyalitas, dan kode etik profesi,” ujar Zuhdi.

Ia menegaskan, kepercayaan yang diberikan negara dan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Setiap anggota Polri dituntut menjalankan tugas secara profesional, humanis dan berintegritas.

“Setiap anggota harus memahami bahwa kepercayaan yang diberikan negara dan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Mari kita jadikan momentum ini sebagai evaluasi untuk menjadi personel Polri yang lebih baik, profesional, humanis, dan berintegritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.

Baca Juga  Mako Brimob Polda Jabar Kedatangan Siswa Dikmaba TNI AD Dan Diktukba Polri

Melalui momentum tersebut, seluruh personel Polri diharapkan semakin meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme serta menjaga nama baik institusi dengan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. (Le)