Erwin: Kota Bandung Miliki Sejarah Panjang Pergerakan Mahasiswa

Pemerintahan351 Dilihat

Kota Bandung, Sekilasbandungraya.com – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menilai, mahasiswa memiliki peran penting sebagai motor penggerak perubahan bangsa.

Hal tersebut ia sampaikan saat membuka kegiatan Latihan Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 2 Oktober 2025.

“Ini bukan sekadar forum pelatihan biasa. Kegiatan seperti ini adalah tempat menempa calon pemimpin masa depan, baik secara intelektual, spiritual, maupun sosial,” ujar Erwin di hadapan peserta kaderisasi.

Ia mengatakan, Kota Bandung memiliki sejarah panjang dalam pergerakan mahasiswa.

Baca Juga  BebersihPetak 2025: Dari Sepadan Jalur Kerera Api untuk Sungai yang Bersih

“Bandung adalah kota pelajar dan kota kreatif, tempat berkumpulnya anak muda dengan ide segar. Mahasiswa Bandung, khususnya mahasiswa muslim, punya tanggung jawab besar untuk menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kota Bandung, lanjut Erwin, siap mendukung penguatan peran mahasiswa lewat berbagai program berbasis visi Bandung Utama.

“Kami percaya kegiatan kaderisasi seperti ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan. Dari sinilah akan lahir pemimpin-pemimpin baru yang tak hanya pintar bicara, tapi juga mampu bertindak nyata membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi bangsa,” jelasnya.

Baca Juga  Temuan Kasus Gangguan Mental di Babakan Asih, Farhan Pastikan Bakal Ditangani

Erwin menyatakan, Pemkot Bandung berkomitmen untuk menjalin kerja sama dengan organisasi kepemudaan Islam, termasuk HMI.

“Tantangan ke depan seperti kemiskinan, pengangguran, ketimpangan sosial, hingga krisis moral, tidak bisa ditangani oleh pemerintah saja. Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan, pengontrol sosial, sekaligus penyambung aspirasi rakyat,” paparnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum HMI Komisariat Syariah dan Hukum, Aldira Dean Pratama menyampaikan, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membentuk kader yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli terhadap umat dan bangsa.

Baca Juga  Kenang Almarhum Oded, Pakar Komunikasi Sebut Sosok Pemimpin yang Enggan Pencitraan

“Melalui pelatihan ini, kami mencetak kader HMI yang berkualitas untuk memajukan agama, bangsa, dan negara,” ujar Aldira.

Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah, diharapkan gerakan mahasiswa Islam mampu terus tumbuh menjadi kekuatan moral, sosial, dan intelektual yang membawa perubahan positif bagi Indonesia.