Rindam III/Siliwangi Melaksanakan Peringatan Hardiknas 2025

Berita5777 Dilihat

Sekilasbandungraya.com, Bandung – Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang digelar di Markas Komando Resimen Induk Kodam III/Siliwangi, Jalan Manado, Kota Bandung, Jum’at (02/05/2025).

Upacara berlangsung khidmat, Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Jawa Barat, Kasdam III/Slw, Danrindam III/Slw, pejabat utama Kodam III/Slw, serta pejabat utama dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga  Cianjur Sabet 25 Piagam Penghargaan Pada MQK Tingkat Jabar

 

Gubernur Jawa Barat menegaskan bahwa saat ini perhatian nasional tertuju pada Jawa Barat, seiring berbagai kebijakan yang diterapkan untuk kepentingan masyarakat.

“Setiap kebijakan pasti menuai pro dan kontra, namun saya pastikan semuanya untuk kebaikan masyarakat Jawa Barat,” ucap Gubernur Jabar.

 

Dunia pendidikan di Jawa Barat diharapkan dapat mengarah pada “Gerbang Waluya” atau gerbang kemuliaan. Untuk mewujudkannya, penting adanya sarana dan prasarana pendidikan yang layak, asupan gizi seimbang bagi siswa, serta peran penting doa dari orang tua.

Baca Juga  5 Rekomendasi Film Berlatar Kota Bandung yang Bikin Kangen

 

Peran serta orang tua dalam mendidik anak-anak, termasuk mengatur jam tidur, aktivitas harian, dan menyediakan sarapan serta bekal makanan agar anak dapat belajar dengan optimal.

“Kepada para wali kota, wakil wali kota, bupati dan wakil bupati se-Jawa Barat, saya meminta perhatian lebih terhadap pemenuhan sarana pendidikan yang memadai dan mendukung kenyamanan belajar mengajar,” tutur Gubernur Jabar.

 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menekankan pentingnya kerja sama dengan TNI dalam membangun pendidikan karakter siswa.

Baca Juga  Antisipasi Kebakaran, Diskar PB Luncurkan Sprinkler Warga dan Kojing

 

“Ke depan, tidak boleh lagi ada geng motor di sekolah dan tawuran antar pelajar. Siswa SD dan SMP juga tidak diperbolehkan membawa sepeda motor maupun telepon genggam selama berada di lingkungan sekolah,” tegas Gubernur Jabar. (Pendam III/Siliwangi)