Wakil Wali Kota Bandung: Mahasiswa Hari Ini Harus Jadi Pemimpin Masa Depan!

Pemerintahan983 Dilihat

Program Student Mobility ini dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan.

Selain memperluas wawasan mahasiswa terhadap dinamika pemerintahan daerah, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menjajaki kolaborasi nyata yang berdampak langsung pada masyarakat.

Erwin berharap, pertemuan ini tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan menghasilkan program-program yang implementatif.

“Kami tidak ingin ini hanya jadi seremoni. Harus ada tahapan yang jelas, goals yang konkret, dan hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Bandung,” tegasnya.

Baca Juga  Farhan: Pasien Ditolak, Direktur RS Saya Sikat

Kehadiran delegasi dari Malaysia dan Filipina pun diapresiasi sebagai langkah penting dalam membuka ruang kerja sama internasional yang lebih luas.

Erwin menyampaikan, Bandung siap menjadi kota global yang terbuka terhadap keberagaman dan kolaborasi lintas negara.

Dalam kesempatan yang sama, Dosen FISIP Unpad, Yusa Djuyandi menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemkot Bandung dan berharap kunjungan ini dapat memperkuat pemahaman lintas budaya serta membuka peluang Bandung menjadi kota yang dicintai tidak hanya oleh warganya, tetapi juga oleh masyarakat global.

Baca Juga  Rayakan Imlek, Yuk Melipir ke Restoran 499, Restoran Cina Halal Pertama di Kota Bandung

“Kita berharap dari diskusi ini lahir ide-ide segar, tidak hanya soal sejarah atau pariwisata Bandung, tapi bagaimana membangun kota ini sebagai smart and inclusive city,” ujar Yusa.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh sejumlah pejabat Pemkot Bandung, serta delegasi dosen dari masing-masing universitas mitra.

Diskusi lintas institusi ini diharapkan menjadi awal dari berbagai kolaborasi akademik dan sosial yang berkelanjutan di masa depan.