Beri Kadeudeuh untuk Kafilah, Pemkot Bandung Jadikan MTQ ke-38 Sebagai Evaluasi

Kota Bandung, Sekilasbandungraya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan kadeudeuh bagi para Kafilah yang ikut serta dalam gelaran MTQ ke-38 tingkat Provinsi beberapa waktu lalu. Kadeudeuh diserahkan oleh Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono di Pendopo, Kamis 20 Juni 2024.

Sebagaimana diketahui, kafilah Kota Bandung meraih juara ketiga pada gelaran MTQ ke-38 tingkat Jawa Barat. Adapun sebanyak 17 kafilah menyumbang medali dengan total 7 emas, 4 perak, dan 6 perunggu.

Bambang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berjuang dalam gelaran MTQ ke-38 tingkat provinsi.

Baca Juga  Ridwan Kamil Minta Bank Bjb Jadi Solusi Atasi Pinjol Ilegal Lewat Transformasi Digital

Terkait hasil yang diraih, kafilah Kota Bandung gagal mempertahankan juara umum ke-10, Bambang meminta hal ini jangan sampai menurunkan semangat para kafilah dalam meraih prestasi di kemudian hari.

“Tantangan yang kami hadapi memang berat. Apapun ceritanya, tetapi kami memberi dukungan. Semangat kita untuk meraih juara umum sangat luar biasa, tetapi namanya pertandingan. Ada menang ada kalah,” ujar Bambang.

Ia optimis, pada kesempatan berikutnya, titel juara umum dapat kembali diraih oleh Kota Bandung.

“Peluang itu masih asa. Saya yakin kita masih punya semangat yang sama,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkot Bandung Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Gufron menyebut, hasil pada MTQ ke-38 tingkat Provinsi akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Bandung untuk meraih kembali prestasi di kesempatan berikutnya.

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Bandung, dengan tidak diraihnya juara umum gelaran MTQ ke-38,” ujar Asep.

Senada dengan Bambang, Asep menyebut gelaran MTQ berikutnya akan menjadi ajang kembalinya Kafilah Kota Bandung sebagai juara umum.

“Capaian pada MTQ ke-38 menjadi bahan evaluasi bagi kami dari berbagai aspek teknis dan non teknis, termasuk pembinaan para kafilah,” tutur Asep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *