Kurangi Masalah Limbah Ternak, Sub 8 Sektor 22 Citarum Harum Olah Kohe Jadi Pupuk

TNI Polri538 Dilihat

Lembang, sekilasbandungraya.com – Sektor 22 Citarum Harum Sub 8 mengelola kotoran hewan (sapi) menjadi pupuk organik. Selain untuk menambah nilai ekonomis bagi para peternak misi yang paling penting adalah mengurangi masalah pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Menurut Dansub 8 Serma Dodi, pengolahan limbah kotoran hewan (kohe) menjadi pupuk organik, diharapkan dapat menyelesaikan masalah pengendalian pencemaran dan kerusakan daerah aliran Sungai Citarum.

“Dengan pengolahan Kohe menjadi pupuk kompos atau organik beban pencemaran ini dapat berkurang”. Tutur Dodi saat di temui di Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Senin (25/3/2024).

Baca Juga  Pangdam III/Slw Bangga Dengan Keberhasilan Satgas Yonif 300/Bjw

Dikatakannya, Melalui pemanfaatan kotoran hewan yang biasa dibuang ke selokan atau sungai dilakukan pengolahan agar bermanfaat dan memberikan nilai ekonomis bagi para peternak.

“Pengolahan kotoran hewan menjadi pupuk organik untuk memenuhi kebutuhan bagi para petani dan mengurangi beban pencemaran pada aliran air yang mengalir ke Sungai Citarum”. Katanya.

Untuk itu, Dodi berharap, dengan pengolahan kotoran hewan dapat memotivasi para peternak untuk menyerap limbah peternakan.

“Dengan adanya pengolahan Kohe, tingkat pencemaran di DAS Citarum dapat terus berkurang, sehingga diharapkan ke depan bebas dari pencemaran limbah khususnya dari para peternakan”. Pungkasnya.