Brimob Jabar Kawal Euforia Kemenangan Persib, Kota Bandung Tetap Kondusif

Berita, TNI Polri187 Dilihat

Bandung,sekilasbandungraya.com — Personel Satbrimob Polda Jawa Barat dikerahkan untuk mengamankan euforia kemenangan Persib Bandung usai mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 dalam laga yang disaksikan masyarakat melalui kegiatan nonton bareng (nonbar), Minggu (10/5/2026) malam.

Pengamanan dilakukan oleh 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satuan Penindak Perusuh (SPP) Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar yang melaksanakan tugas bawah kendali operasi (BKO) Polrestabes Bandung.

Kegiatan dipimpin Wadanki 1 Iptu Dik Dik Sodikin guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama konvoi kemenangan bobotoh di sejumlah titik Kota Bandung.

Baca Juga  Pantau Aliran Sungai dan Edukasi Warga, Sub 01 Sektor 22 Citarum Harum Patroli Sekaligus Komsos

Personel terlebih dahulu melaksanakan apel pemberangkatan sebelum bergeser menuju Mapolrestabes Bandung untuk mengikuti Tactical Wall Game (TWG) terkait pola pengamanan dan langkah antisipasi di lapangan.

Selanjutnya, pasukan ditempatkan di kawasan Taman Cikapayang yang menjadi salah satu titik berkumpulnya bobotoh.

Sejak sore hingga malam hari, arus konvoi suporter Persib mulai memadati jalanan Kota Bandung. Meski demikian, situasi tetap terpantau aman dan kondusif.

Petugas Brimob bersama unsur pengamanan lainnya terus melakukan pemantauan serta pengaturan secara humanis untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kemacetan lalu lintas.

Baca Juga  Sertijab Dansektor 05 Satgas Citarum Harum

Menjelang malam, massa suporter perlahan membubarkan diri dengan tertib hingga situasi kembali normal.

Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Brigjen Pol. Donyar Kusumadji, mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan kegiatan tersebut.

“Pengamanan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen Satbrimob Polda Jabar dalam menjaga stabilitas kamtibmas di tengah tingginya antusiasme masyarakat,” ujar Donyar.

Ia menambahkan, pendekatan humanis dan profesional menjadi kunci agar kegiatan masyarakat tetap berjalan aman tanpa mengganggu ketertiban umum di Kota Bandung. (Le*)