Babakan Siliwangi Semakin Keren, Yuk Kita Jaga Bersama

Kota Bandung, Sekilasbandungraya.com – Nikmati wisata alam tengah Kota Bandung? Babakan Siliwangi bisa jadi pilihan kamu berwisata gratis dengan sejuknya udara dan suasana hutan yang syahdu.

Kerennya, Babakan Siliwangi memiliki jalur khusus pejalan kaki di tengah hutan yang disebut forest walk, jalan membentang sepanjang dua kilometer bahkan sebagai salah satu yang terpanjang di Asia Tenggara.

Selain sebagai tempat untuk menikmati suasana wisata alam di tengah kota, tempat ini juga memiliki sejumlah spot foto cantik yang menarik untuk dijajal.

Baca Juga  Lantik Pejabat Fungsional Pemkot Bandung, Erwin: Pilar Penting Pelayanan Publik

Demi menjaga fasilitas ruang publik di Kota Bandung ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung rutin setiap tiga bulan sekali menggelar bebersih seluruh Babakan Siliwangi agar kebersihan dan keasriannya terjaga.

“Betul untuk bebersih Babakan Siliwangi kami lakukan setiap tiga bulan sekali. Tapi kita juga perbaiki media jalan yang rusak juga, biar keliatan indah terus tetap bersih,” kata Kepala Seksi Pemeliharaan dan Dekorasi Kota, Yuli Ekadianty.

“Dan jangan lupa masyarakat yang datang yuk bantu jaga kebersihan biar menikmati alam hutan kota bersih dan happy,” ajak Yuli.

Baca Juga  Wali Kota Bandung Pastikan LPG 3 Kg Aman, Spekulan Bakal Ditindak Tegas

Di lokasi lainnya, saat membersihkan area Forest Walk, Toni yang sibuk menyempotkan air keseluruh area Forest Walk menyampaikan kegiatan ini kolaborasi antara DPKP dan Dinas Lingkuhan Hidup Kota Bandung.

“Ini yang pertama di tahun ini buat bebersih, biasanya yang bebersih ini melibatkan satu sektor. Waktunya bisa beres satu sampai dua hari, mulai dari disapu, disempot, dan digosok,” ujar Toni salah satu petugas di Babakan Siliwangi.

Toni juga berpesan, harapannya seluruh masyarakat yang datang ke Babakan Siliwangi untuk bersama-sama menjaga ruang publik yang ada di Kota Bandung.

Baca Juga  Songsong Indonesia Emas, Kemenkominfo Targetkan 9 Juta SDM Digital pada 2030

“Saya berharap bukan cuma kita yang jaga, tapi masyarakat juga bantu jaga hutan kota ini biar tetap bersih dan enak,” tuturnya.