PAS Hadir Ke TPS3R Tanginas Bedas Tinjau Motah “Mewujudkan KBB SMASH”

TNI Polri670 Dilihat

Kab Bandung, Sekilasbandungraya.com – Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat (Sekda KBB) Pak Asep Sodikin (PAS), hadir secara langsung dengan gaya low profile kunjungi TPS3R Tanginas Bedas sekaligus tinjau langsung Mesin Olah Runtah (Motah) yang berada di Desa Cangkuang Wetan, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. 30 Mei 2024.

Sebut saja PAS merupakan salah satu Bakal Calon Bupati di Kabupaten Bandung Barat 2024, memiliki tujuan yang begitu akan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat disaat beliau terpilih dan dapat menjalankan misi nya yaitu “Bersama PAS mewujudkan KBB SMASH (Sehat, Maju, Aman dan Sejahtera)”.

PAS pernah mengenyam pendidikan di SMAN 4 Bandung, S1 di Institut Teknologi Bandung dan S2 di University Of Canberra, selain itu PAS juga pernah menjabat sebagai Kadis PU KBB 2007, Kadis Cipta Karya KBB 2008, Kepala Badan Perencanaan Daerah KBB 2010, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) KBB 2016 dan sebagai Sekretaris Daerah KBB periode 2019-2023.

Baca Juga  Dapatkan Hasil Maksimal, Sektor 22 Citarum Harum Sub 08 Giat Pembalikan Pupuk Kompos

Usai peninjauan Mesin Olah Runtah di Desa Cangkuang Wetan, saat diwawancarai awak media terkait kehadirannya Pak Asep Sodikin yang akrab di sapa PAS mengatakan, terkait sampah, terkhusus di KBB, selama saya masih menjabat, membuang sampah masih ikut di TPA Sarimumti secara regional yang di kelola oleh Pemprov Jabar. Pada beberapa kesempatan kita pernah juga mengundang Investor untuk pengelolaan sampah namun sampai berakhirnya masa tugas menjadi Sekda di KBB belum ada yang terwujud Investor untuk pengelola sampah di KBB.

Baca Juga  Sub 3 Sektor 22 Citarum Harum Pembersihan Sungai

“Terkait dengan Motah dapat informasi bahwa akan menghibahkan Mesin Olah Runtah ini di KBB khususnya di wilayah Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 9, kebetulan saya sendiri juga mengenal di wilayah Sektor 9 berada disekitaran Batujajar. Hal ini tentunya sangat penting Kabupaten Bandung Barat peduli dengan hibah ini, karena saya merasa bahwa ini dapat dijadikan poin masuk untuk pengembangan berikutnya,” ucap PAS.

PAS juga menyebutkan, apabila hibah Motah berhasil maka dapat diterapkan untuk wilayah lain yang ada di Kabupaten Bandung Barat, dengan wilayah yang begitu luas tentunya akan sulit untuk pengelolaan sampah secara terpusat. Karena selama ini di buang ke TPA Sarimukti, masih beberapa wilayah Kecamatan, dan sebagaian besar masih di kelola oleh masyarakat, namun jika dibiarkan juga kurang maksimal, mungkin Motah dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah sampah di KBB.

Baca Juga  Satgas Citarum Harum Sektor 5 Sub 2 Himbau Warga Agar Tidak Membuang Sampah ke Sungai

“Seandainya saya berhasil masuk dan menduduki kursi Bupati di KBB Motah merupakan salah satu solusi penanganan sampah yang dapat di terapkan dalam pengelolaan samapah di Kabupaten Bandung Barat,” tandas PAS.