Sektor 7 Citarum Harum Datangi PT Binacitra Kharisma Sejati, Pengecekan Rutin Ipal

TNI Polri440 Dilihat

Kab Bandung, Sekilasbandungraya.com – Upaya keras dalam menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) agar terbebas dari pencemaran baik limbah maupun sampah, Sektor 7 Citarum Harum pasang mata, pengawasan secara rutin pada perusahaan di wilayah kerjanya. Selasa, 26 Maret 2024.

Nampak Komamdan Sektor 7, Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat, S.Pd.,M.Si yang di dampingi staf posko utama mendatangi PT. Binacitra Kharisma Sejati (BCKS) yang berada di Pasawahan, Dayeuhkolot, Cangkuang Kulon, Kabupaten Bandung.

Tujuan kedatangan Sektor 7 Citarum Harum ke Perusahaan tersebut tentunya dalam rangka laksanakan tugas pengawasan serta pengecekan secara langsung outlite Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal).

Baca Juga  Sektor 22 Citarum Harum Pengawasan Ipal Pelaku Usaha, Berikan Himbauan Pertahankan Sesuai Baku Mutu

Menurut Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat, dari apa yang kami laksanakan di lapangan, sejauh ini kami belum menemukan hal yang begitu menonjol terkait kebocoran limbah, karena perusahaan ini hanya tempat transit barang saja, sehingga untuk pembuangan limbahnya pun kami tidak menemukan.

“Namun walau pun demikian, karena ini tugas, tentunya jangan sampai kami kecolongan, karena kita semua ketahui, sudah hal yang umum, jika petugas dan oknum selalu bermain kucing-kucingan, sehingga kami perlu dengan kuat pasang mata agar tidak kecolongan bila mana ada perusahaan yang kedapatan dengan sengaja menggelontorkan limbahnya ke aliran sungai,” tegasnya.

Baca Juga  Pendampingan TNI Dalam Menyiapkan SDM Yang Unggul

Yang jelas, lanjut Nurjanah, tujuan kami bukan untuk menghakimi atau memberikan hukuman kepada pelaku usaha yang tidak kooperatif atau nakal, melainkan kami menghimbau serta mengingatkan, jika ingin usahanya lancar maka perhatikan juga lingkungan sekitar, jangan sampai menjadi pelaku pencemar, melainkan harus menjadi penjaga lingkungan.

“Sehingga apa yang kita kerjakan, apa yang kita laksanakan, pasti akan sangat di dukung dan di dorong oleh semua pihak, karena dalam menjalankan usaha tidak mengesampingkan urusan lingkungan, dan tetap menjaga keberlangsungan hidup okosistem yang ada, jangan sampai rusak”, pungkas Dansektor.