Bandung,sekilasbandungraya.com – Turnamen Kapolda Jabar Cup Esports 2026 bertajuk Dream To Become resmi digelar di The Grand Lodakara Hall, Kota Bandung, Sabtu, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Kejuaraan olahraga elektronik tersebut diikuti 32 tim yang merupakan perwakilan dari seluruh Polres jajaran Polda Jawa Barat. Turnamen digelar sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta mengembangkan potensi personel di bidang olahraga digital.
Pembukaan turnamen dihadiri Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., M.Han., para pejabat utama Polda Jabar, para kapolres jajaran, serta official dan pendukung dari masing-masing tim peserta.
Dalam sambutannya, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat soliditas dan membangun karakter personel yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Turnamen Esports Kapolda Cup 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat soliditas, meningkatkan sportivitas, serta membangun karakter personel yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi fair play, disiplin, dan semangat kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol. Zuhdi Batubara menilai penyelenggaraan turnamen menjadi media positif untuk mempererat kebersamaan antarsatuan di lingkungan Polda Jawa Barat.
“Kejuaraan Esports ini merupakan wujud bahwa Polri mampu mengikuti perkembangan zaman dan memberikan ruang bagi personel untuk menyalurkan bakat secara positif. Jadikan kompetisi ini sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menunjukkan semangat Presisi dalam setiap pertandingan,” ujar Zuhdi.
Melalui penyelenggaraan Kapolda Jabar Cup Esports 2026, Polda Jawa Barat berharap dapat menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat, memperkuat soliditas antarpersonel, sekaligus mendukung perkembangan industri esports di Indonesia sebagai bagian dari kemajuan generasi digital.
Turnamen tersebut juga menjadi salah satu kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dikemas secara inovatif dan diharapkan mampu semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat. (Le)













