Ditlantas Polda Jabar Latih 400 Pengemudi Ojol Tingkatkan Keselamatan Berkendara

Berita, TNI Polri163 Dilihat

Bandung,sekilasbandungraya.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat memberikan pelatihan keselamatan berkendara dan pertolongan pertama saat kecelakaan kepada 400 pengemudi ojek online (ojol) se-Jawa Barat guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas.

Direktur Ditlantas Polda Jawa Barat Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman para pengemudi ojol mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran para pengemudi ojek online mengenai keselamatan, ketertiban, dan kepatuhan dalam berlalu lintas guna mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di wilayah Jawa Barat,” kata Raydian dalam keterangannya di Bandung, Sabtu (20/6/2026)

Baca Juga  Iis dan Budi Jadi Klien Pertama Nikah di Mal Pelayanan Publik

Pelatihan tersebut dikemas dalam kegiatan Polantas Menyapa Gathering Ojol Kamtibmas Se-Wilayah Hukum Polda Jabar yang berlangsung pada 18-19 Juni 2026 dan diikuti sekitar 400 pengemudi ojol dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Selain materi keselamatan berkendara, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai langkah-langkah pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan di jalan.

Menurut Raydian, pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok pengguna jalan yang memiliki mobilitas tinggi sehingga rentan mengalami kecelakaan lalu lintas. Karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan keselamatan berkendara dinilai penting untuk menekan angka kecelakaan.

Baca Juga  Mantap! Bank Sampah Unit RW 10 Dago Tarik Tunai Rp28,7 Juta Hasil Menabung Sampah

Ia berharap para pengemudi ojol dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan turut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya disiplin serta kepatuhan terhadap aturan di jalan raya.

“Kami berharap para pengemudi ojek online dapat menjadi mitra kepolisian dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di Jawa Barat,” katanya. (Le*)