Bandung,sekilasbandungraya.com – Personel Satbrimob Polda Jawa Barat mengikuti patroli gabungan bersama Polrestabes Bandung dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan menjaga keamanan masyarakat pada malam akhir pekan, Sabtu (13/6/2026) dini hari.
Patroli melibatkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satuan Penindak Perusuh (SPP) Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar yang dipimpin Plt. Danki 1 Iptu Dik Dik Sodikin. Kegiatan diawali dengan apel dan dilanjutkan patroli yang dibagi ke dalam tiga zona, yakni wilayah timur, barat, dan tengah Kota Bandung.
Apel pratugas dipimpin Wali Kota Bandung Muhamad Farhan didampingi Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Dedi Supriyadi. Selanjutnya, personel gabungan bergerak menyisir sejumlah ruas jalan dan titik keramaian guna mengantisipasi tindak kriminalitas, balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya.
Dalam pelaksanaan patroli di Zona Timur, personel Brimob menemukan seorang korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta arah Cibiru. Petugas segera memberikan pertolongan awal, menghubungi ambulans, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas hingga korban berhasil dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, tim patroli di Zona Tengah melakukan pembubaran sekelompok remaja yang masih berkumpul pada malam hari guna mencegah potensi balap liar dan gangguan keamanan. Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas sebelum meminta mereka kembali ke rumah masing-masing.
Secara keseluruhan, patroli gabungan berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.
Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., M.Han., mengatakan patroli gabungan merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Patroli gabungan ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama unsur Forkopimda dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Selain mencegah kejahatan jalanan, personel juga menunjukkan kepedulian kemanusiaan melalui respons cepat terhadap korban kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan pemerintah dalam menjaga ketertiban umum. (Le*)













