Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Buat Konten “Teror Pocong” yang Meresahkan

Berita, TNI Polri116 Dilihat

Bandung,sekilasbandungraya.com – Polda Jawa Barat menanggapi maraknya konten viral bertema “teror pocong” yang beredar di media sosial dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan pihak kepolisian saat ini tengah mendalami sejumlah unggahan viral tersebut. Dari hasil pendalaman sementara, ditemukan beberapa konten yang dibuat menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI), serta ada pula masyarakat yang sengaja membuat vlog maupun setting pocong palsu untuk kebutuhan konten media sosial.

“Fenomena seperti ini sebenarnya dulu juga pernah ada, seperti prank di kampung, pos ronda maupun terhadap masyarakat. Namun untuk kejadian yang saat ini viral, dampaknya sudah menimbulkan ketakutan dan keresahan warga,” ujar Kombes Hendra, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga  Unik! Makan Bakso dalam Dawegan Bikin Kamu Tiba-tiba Kasmaran

Menurutnya, Polda Jawa Barat akan melakukan sejumlah langkah penanganan. Salah satunya dengan memberikan imbauan dan pembinaan kepada para pembuat konten agar tidak lagi membuat video yang menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kami akan mendatangi para pembuat konten tersebut dan mengimbau untuk tidak lagi membuat konten yang sifatnya meresahkan,” katanya.

Selain itu, Kabid Humas juga mengimbau masyarakat yang mengetahui ataupun menemukan aktivitas serupa di lingkungannya agar segera menghentikan dan tidak ikut menyebarluaskan konten tersebut.

“Apabila ditemukan adanya unsur pidana yang mengganggu ketertiban umum, maka kepolisian akan melakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Baca Juga  Kompak Tiada Kata Lelah, Sub 06 Sektor 22 Citarum Harum Bersama PasGober Pembersihan Sungai Cikapundung

Kabid Humas Polda Jawa Barat menegaskan bahwa dampak dari viralnya konten tersebut telah memicu kekhawatiran masyarakat. Bahkan di beberapa lokasi, warga mulai berjaga secara berkelompok dan membawa senjata karena takut melintas di wilayah yang dikaitkan dengan kemunculan “pocong” tersebut.

“Ini betul-betul mengganggu ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Polda Jawa Barat mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta bijak dalam membuat maupun menyebarkan konten di media sosial agar tidak menimbulkan kepanikan dan keresahan publik.

Baca Juga  Maksimalkan Pengolahan Kohe, Sub 08 Sektor 22 Citarum Harum Lakukan Pengayakan

“Sesuai semangat Polda Jabar, mari bersama-sama Sauyunan Jaga Lembur untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tutup Kombes Hendra Rochmawan. (Le)