Kota Bandung, Sekilasbandungraya.com – Grey Art Gallery menggelar pameran “The Redmiller Blood Experience” dengan tema “The Great Ocean Stories”. Pameran ini menampilkan presentasi tunggal karya-karya Peter Rhian Gunawan.
Menggandeng PT Bank Central Asia Tbk, pameran ini juga menghadirkan sejumlah kolaborator: penulis Sundea Salamatahari, seniman Erwin Windu Pranata, Gummy Art Studio, Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (Itenas), dan BillMohdor studio.
Dalam pembukaan pamerannya, Peter menyebut, The Great Ocean Stories menampilkan tema laut, yang diyakininya sebagai refleksi kehidupan manusia.
“Kisah-kisah ini aku yakini sangat related dengan kehidupan audiens yang datang ke sini. Aku berharap, audiens juga bisa merefleksikan diri akan apa yang penting,” ujar Peter.
Sekitar 15 karya lukis dipamerkan dalam pameran ini. Selain itu, beberapa art toys, serta instalasi seni berukuran raksasa juga bisa dinikmati oleh para pengunjung.
“Aku yakin, audiens di luar belum pernah mendapat pengalaman datang ke pameran seni dengan tema seperti ini. Ada laut di dalam gedung. Jadi, kamu bisa berkunjung ke sini dan belajar. Harapannya, audiens bisa mendapatkan afirmasi atau semacam rasa syukur setelah memaknai karya-karya yang tersaji,” tutur Peter.
Secara personal, ia pun mengakui salah satu karyanya yang sangat merepresentasikan dirinya adalah One Piece. Karya yang diambil dari satu karakter familiar One Piece ini merefleksikan perjuangan dalam mencapai tujuan hidup.
“Aku merefleksikan perjuangan dalam mencapai tujuan hidup. Aku rasa itu semangat yang harus kita miliki,” tutup Peter.
Sebagai informasi, Peter Rhian Gunawan merupakan seniman internasional asal Bandung yang telah berpartisipasi di berbagai pameran tingkat nasional maupun internasional, di antaranya di Shanghai, Hongkong, New York, Australia dan Gangnam Korea Selatan. Semua karya seni dan art toys miliknya berpusat pada karakter Redmiller Blood, sosok berambut merah menggemaskan, namun selalu terlihat sedih dan meneteskan air mata pelangi.
Pameran The Great Ocean Stories berlangsung sejak 6 Juni hingga 20 Agustus 2024. Yuk, sempatkan waktu berwisata visual sambil mengapresiasi!
