Perdana! Awali Tugas, Dansektor 22 Citarum Harum Pengecekan Alber Pengerukan Sedimentasi

TNI Polri3015 Dilihat

Bandung, sekilasbandungraya.com  –  Mengawali tugas menjadi Komandan Sektor 22 Citarum Harum Kolonel Inf Ujang Sudrajad, S.E didampingi staf Posko Utama laksanakan monitoring operasional alat berat pengerjaan pengerukan sedimentasi sungai Cinambo yang berada di Kelurahan Cisaranteun Kidul, Gedebage, Kota Bandung. Selasa, 2 April 2024.

Pada giatnya Dansektor 22, mengamati unit-unit alat berat yang beroperasi, serta mengajukan beberapa pertanyaan kepada Dansub yang setiap hari mengawasi pengerjaan pengerukan di sungai Cinambo.

Memastikan unit alat berat yang beroperasi selama 5 jam per hari dalam kondisi tidak mengalami masalah (Trouble) juga operator alber dalam kondisi sehat sehingga pengerjaan dapat terus di kebut.

Baca Juga  Polrestabes Bandung Kerahkan 700 Personel Amankan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda

Pada kesempatannya, Kolonel Inf Ujang Sudrajad menyampaikan, hari ini saya melaksanakan tugas pertama di Sektor 22 Citarum Harum, berkaitan dengan Perpres No. 15 Tahun 2018, program dan Rencana Aksi (Renaksi), pengecekan unit alat berat memang sangat di haruskan, mengingat, alat berat yang diturunkan guna mendukung percepatan pengendalian aliran sungai yang salah satunya adalah penanganan sedimentasi.

“Dari apa yang kami pantau di lokasi, semua berjalan normal, sejauh ini belum mendapat laporan, baik kendala terhadap pengerjaan pengerukan sedimentasi maupun unit alat berat serta armada pendukung lainnya,” ujar Dansektor.

Baca Juga  Sub 1 Sektor 5 Laksanakan Perawatan Pohon di Bantaran Sungai

Dilanjutkannya, beberapa poin yang menjadi catatan, tentunya saya mengingatkan kepada seluruh anggota agar tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas lapangan.

“Harapannya adalah tugas perdana ini, semoga kedepan terkhusus Sektor 22 Citarum Harum bisa lebih baik dan bisa lebih menjalankan apa yang menjadi amanah Perpres No. 15 tahun 2018, Program Citarum Harum, Renaksi dan berkolaborasi secara pentahelix,” tandas Ujang***