Sektor 7 Citarum Harum Sub 2, Angkat Sampah di Anak Sungai Cimariuk

TNI Polri561 Dilihat

Kab Bandung, Sekilasbandungraya.com – Minimalisir pencemaran pada daerah aliran sungai, Sektor 7 Citarum Harum Sub 2 Margahayu, lakukan pengangkatan sampah serta perapihan bantaran anak sungai Cimariuk yang berada di wilayah RW. 12 Kp. Pasawahan, Desa Sayati, Margahayu. Minggu (24/09/23).

Terpantau banyaknya sampah yang masuk ke aliran anak sungai cimariuk akibat dari kurangnya kesadaran oknum warga masyarakat, yang kerap membuang sampah dengan sengaja ke aliran sungai.

Namun walau demikian guna menjalankan Perpres No. 15 tahun 2018, satgas Sektor 7 Sub 2 Citarum Harum terus berupaya melakukan pengendalian aliran sungai dengan cara melakukan perawatan secara rutin, kerap juga Satgas berkolaborasi dengan warga lakukan pembersihan.

Baca Juga  Sub 8 Sektor 22 Citarum Harum Turun Ke Sungai, Angkat Sampah dan Babat Rumput Liar

Sub 2 Margahayu yang di pimpin oleh Serma Ayi, selalu mengawali giatnya dengan apel, artinya mendisiplinkan anggota serta memberikan motivasi agar setiap apa yang di kerjakan dapat di tuntaskan secara baik dan benar sesuai dengan program satgas.

Pada kesempatannya Serma Ayi menyampaikan, giat yang kami lakukan merupakan rutinitas kami sebagai satgas, tentunya hal ini kami lakukan dengan tujuan untuk menhendalikan daya cemar yang masuk ke aliran sungai.

“Selain dari sungainya yang kami bersihkan, tentunya bantarannya kami rapihkan sehingga area sungai benar-benar terlihat asri,” ujar Serma Ayi.

Baca Juga  Sektor 7 Citarum Harum Sub 2, Laksanakan Pembersihan Anak Sungai

Tak jarang, sambung Ayi, kami ajak warga untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungannya agar tetap bersih dan rapih, kami prajurit TNI tentunya di didik untuk bisa selalu dekat dengan masyarakat, jadi setiap apa pun yang kami kerjakan kami selalu komunikasikan secara humanis, agar warga bisa benar-benar faham akan pentingnya menjaga lingkungannya tetap bersih.

“Yang perlu di garis bawahi adalah, kami hadir bukan sebagai petugas kebersihan, melainkan untuk mengembalikan fungsi sungai, terbebas dari daya cemar, dan kami hadir untuk membantu warga masyarakat menangani serta menanggulangi permasalahan sampah yang ada di aliran sungai,” tandasnya.