Giat Lanjutan, Sektor 7 Citarum Harum Dampingi BBWS Citarum Pasang Patok

TNI Polri597 Dilihat

Kab Bandung, Sekilasbandungraya.com –  Percepat revitalisasi oxbow rancamanyar hasil koordinasi dan evaluasi sektor 7 Citarum Harum bersama dinas terkait laksanakan giat lanjutan pemasangan patok batas oxbow dengan lahan warga. Sabtu (15/07/23).

Terpantau Peltu Jumain Dansub 03 Baleendah mendampingi tim BBWS dalam melakukan pematokan dan pengukuran serta pendataan, bangunan warga, baik yang lengkap administrasi maupun yang tidak.

Pengukuran dan pemasangan patok terus dilakukan agar tidak ada kesalahan dalam revitalisasi oxbow, jika sudah terpasang semua maka tinggal mensosialisasikan kepada warga yang terkena revitalisasi tersebut, tentu surat akan dikeluarkan oleh dinas dan instansi terkait.

Baca Juga  Polda Jabar Ungkap Perdagangan Benih Lobster Ilegal di Pangandaran, Empat Tersangka di Amankan

Saat dikonfirmasi Peltu Jumain mengatakan, sebanyak 20 patok telah kami pasang pada hari ini bersama Tim BBWS Citarum yang meliputi tiga wilayah yang di antaranya, Kp Paneureusan Desa Cangkuang Wetan, Dayeuh Kolot, Kp Bojong Sayang Desa Rancamannyar, Baleendah dan Kp Cilebak Desa Rancamannyar, Baleendah Kab. Bandung.

“Jumlah keseluruhan patok yang sudah terpasang jika di akumulasi dengan giat kemarin menjadi 41 patok, dan besok masih terus berlanjut sampai patok semua terpasang mulai dari Inlite sampai Outlite Oxbow Rancamanyar,” ujar Jumain.

Baca Juga  Sub 07 Sektor 22 Citarum Harum Deteksi Dini Aliran Sungai Sekaligus Komsos Kepada Penggiat Magot

Dalam pelaksanaannya, lanjut Peltu Jumain, ada juga warga yang bertanya terkait pematokan, mungkin kehawatiran warga akan lahannya terkena revitalisasi oxbow juga cukup besar, namun ada juga warga yang memang sudah menyadari bahwa lahan yang di pergunakan adalah oxbow.

“Dalam hal ini bukan serta merta memfungsikan kembali sungai Citarum lama, melainkan jika diperhatikan dari fakta yang ada, wilayah yang kerap terjadi banjir tentu harus ambil sikap mencari solusi, berharap revitalisasi oxbow dapat menjadi permecah permasalahan banjir di wilayah ini,” tandasnya.