Sub 2 Sektor 7 Pembersihan Anak Sungai Cikungkurak

TNI Polri885 Dilihat

Kab Bandung, Sekilasbandungraya.com – Sektor 7 melalui Sub 2 Margahayu Satgas Citarum laksanakan pembersihan sampah dan pembabadan rumput liar anak sungai Cikungkurak yang berlokasi di Desa Sukamenak, Kabupaten Bandung. Kamis (09/03/23).

Pembersihan yang dilaksanakan meliputi area anak sungai dan bantarannya, agar area tersebut nampak bersih dan rapih. Serta bertujuan agar daerah aliran sungai tetap terawat kebersihannya dan aliran air berjalan dengan lancar

Berdasarkan keterangan yang di peroleh awak media, Dansub 2 Serka Agus yang mewakili Dansektor 7 Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat mengatakan, pembersihan rutin di laksanakan guna memberikan kerapihan dan kebersihan pada aliran sungai, sehingga anak sungai yang ada di wilayah kerja Sektor 7 benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya.

Baca Juga  Ketua Persit KCK Daerah III Siliwangi Ny Mia Kunto Arief Wibowo Pimpin Giat Baksos Di Bandung Dan Cimahi

“Pada dasarnya, jika anak sungai dan bantaran yang ada rapih dan bersih tentunya, akan lebih memberikan suasana keasrian pada wilayah tersebut,” ucapnya.

bahwa daerah aliran sungai yang dibersihkan merupakan salah satu titik potensi hambatan aliran sungai. “Hasil hari ini sampah dan rumput liar berhasil di bersihkan, sehingga aliran sungai kembali lancar tanpa adanya hambatan”. Jelasnya.

Usai pembersihan sungai, Lanjut Agus, Satgas melakukan patroli sungai dan komunikasi sosial kepada warga masyarakat secara door to door untuk mengajak warga berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan agar kondisi aliran sungai bisa dimanfaatkan.

Baca Juga  Sociability, Sektor 7 Citarum Harum Pengawasan IPAL PT Idaman Eramandiri

“Yang kami laksanakan untuk mengajak masyarakat supaya ikut serta berperan aktif mengembalikan ekosistem dan kelestarian sungai”. Terangnya.

Ia juga berharap agar warga masyarakat lebih peduli dan menjadi pelopor untuk tidak membuang sampah ke aliran sungai.

“Kami berharap warga menjadi pelopor untuk tidak membuang sampah di sungai”. Pungkasnya.