Sebagai Upaya Mengurangi Dampak Banjir, Sektor 5 Sub 1 Satgas Citarum Harum Lakukan Pembuatan Lubang Biopori

TNI Polri560 Dilihat

Bandung, Sekilasbandungraya.com – Sektor 5 Citarum Harum Sub 1 di bawah Komando Peltu Napitupulu melakukan pembuatan Lubang Biopori di wilayah Kp. Lembang Haur, Desa Sukbersari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Kamis (22/9/2022).

Saat di temui, Peltu Napitupulu  menjelaskan, tujuan pembuatan biopori sebagai resapan air hujan kedalam tanah sebagai upaya untuk mengurangi dampak banjir dan cadangan air didalam tanah.

“Lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah”. Jelasnya.

Baca Juga  Wakapolda Jabar Sapa Warga di CFD Dago Cikapayang Bandung, Gelar berbagai Yan Gratis ke Pengunjung

Menurutnya, Sektor 5 Citarum Harum Sub 1 terus menggencarkan pembuatan lubang biopori untuk meningkatkan daya resap air dan kesuburan tanah.

“Biopori dimaksudkan untuk memulihkan kesuburan tanah, melindungi tata air, dan kelestarian daya dukung lingkungan”. Tutur dia.

Peltu Napitupulu mengungkapkan, jika kemarau panjang masyarakat kerap kekurangan air. Ketika hujan turun, air larinya ke sungai tidak meresap ke tanah dengan baik.

“Dengan biopori ini setidaknya air dapat meresap ke dalam tanah dengan baik. Selain itu juga bisa menjadi cadangan air kelak jika musim kemarau datang”. Harapnya.

Baca Juga  Kapolda Jabar Cup Esports 2026 jadi ajang perkuat sportivitas dan soliditas personel

Pasca pembuatan lubang biopori, Satgas juga melakukan komunikasi Sosial rutin kepada masyarakat tentang program Citarum harum.

“Kepada masyarakat, kami mengajak agar menjaga dan merawat lingkungan tetap bersih. Lingkungan yang sehat berawal dari peilaku bersih kita”. Pungkasnya