Bandung, Sekilasbandungraya.com – Anggota DPRD Kota Bandung Komisi C bersama Pemkot Bandung resmikan kolam retensi yang berada di Pusat Kesejahteraan Kavelari (Pussenkav) Jl. Cikuray Simpang, Lingkar Selatan Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.
Terpantau dilokasi hadir Anggota DPRD Kota Bandung Komisi C Ferry Cahyadi Rismafury, S.H., Folmer Siswanto M. Silalahi, ST, Walikota Bandung Yana Mulyana Wadan Pussebkav Brigjen TNI Hendrikus Joko Riyanto dan Dansektor 22 Kol. Inf. Eppy Gustiawan.
Walikota Bandung Yana Mulyana mengatakan, peresmian kolam retensi di lahan milik Pussenkav -+ 1500 meter yang dikerjakan secara swakelola dengan kapasitas sekitar 13.000 liter.
“Hadirnya kolam retensi ini sebagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Bandung khsususnya di Jl. Martanegara dan Jl. Turangga”. Katanya.
Menurutnya, Pemkot Bandung tidak bisa menyelesaikan secara sendiri perlu adanya kolaborasi, hal ini merupakan kerja sama yang sangat luar biasa.
“Hal ini jarang terjadi, kerjasama instansi militer dengan pemerintah baik tingkat kota maupun provinsi”. Tuturnya.
Untuk itu, Yana berharap, Semoga kerja sama seperti ini bisa terus ditingkatkan untuk menyelesaikan berbagai masalah Pemkot lainnya.
“Mudah-mudahan sebelum masuk proses selesai, perijinan dari pimpinan TNI atau dari kementerian, nanti lahan milik Pussenkav yang di parahiangan bisa dikerjasamakan untuk pengolahan sampah Kota Bandung”. Katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bandung Komisi C dari Fraksi PDIP Folmer Siswanto M. Silalahi, ST, mengapresiasi kerjasama yang luar biasa antara pemerintah Kota Bandung dengan Pussenkav, yang dimana aset Pussenkav secara fungsi sekarang digunakan untuk ruang publik bagi warga Kota Bandung.
“Sekaligus menjadi solusi untuk menjadi kolam retensi untuk pengendali banjir di Kota Bandung yang masih bermasalah”. Jelas Folmer.
Folmer mengatakan, bentuk kolaborasi yang luar biasa tentunya DPRD Kota Bandung akan mengapresiasi terus kedepan rencana-rencana kolaborasi dan kerjasama lainnya.
“Mengenai dukungan anggaran tentunya dikunci dari kolaborasi dan kerja sama ini, kami DPRD Kota Bandung akan memprioritaskan kaitan dengan upaya-upaya kongkret antara Pemerintah Kota Bandung dengan TNI secara umum khususnya Pussenkav”. Terangnya.
Kedepan ada rencana pengelolaan sampah, Folmer mengatkan, DPRD Kota Bandung sangat mengapresiasi dan memberikan dukungan sepenuhnya, baik dari sisi kebijakan kalau ada regulasi yang harus buat.
“DPRD Kota Bandung siap untuk menyiapkan segala perangkat regulasi untuk memuliskan rencana kerjasama tersebut. Dari sisi anggaran pun kami akan memberikan dukungan secara optimal”. Tutup Folmer. *











