Bandung,sekilasbandungraya.com – Polda Jawa Barat membatasi perayaan kemenangan Persib Bandung di Kota Bandung hingga maksimal pukul 23.00 atau 24.00 WIB guna mengantisipasi kemacetan dan gangguan keamanan saat konvoi maupun euforia suporter berlangsung.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan pengamanan dilakukan agar perayaan berjalan aman, tertib, dan kondusif di wilayah Jawa Barat.
“Kami mengimbau masyarakat dan Bobotoh agar merayakan kemenangan dengan cara yang positif dan tidak berlebihan,” kata Hendra di Bandung, Kamis (21/5/2026)
Ia menegaskan polisi melarang penggunaan flare, petasan, bom molotov, konsumsi minuman keras, hingga membawa senjata tajam saat perayaan berlangsung. Kepolisian juga akan melakukan sweeping untuk mencegah berbagai bentuk pelanggaran.
“Gunakan kesempatan euforia ini betul-betul dengan cara yang happy. Jangan menggunakan flare, molotov, atau membawa benda-benda tajam, itu dilarang keras dan kami akan melakukan tindakan penertiban (sweeping),” ujarnya.
Untuk mengantisipasi penumpukan massa dan kemacetan, Ditlantas Polda Jabar menyiapkan sejumlah titik perayaan euforia, di antaranya kawasan Gasibu, Dipatiukur, dan beberapa lokasi nonton bareng di Kota Bandung.
Pengguna jalan diimbau menghindari jalur-jalur yang menjadi pusat keramaian pascakemenangan Persib. Polisi juga membatasi perayaan pada Sabtu malam hingga maksimal pukul 23.00 atau paling lambat 24.00 WIB.
Selain itu, kepolisian akan melakukan penyekatan terhadap massa suporter dari luar daerah seperti Soreang, Rancaekek, Sumedang, hingga Cikoneng agar Bobotoh dapat merayakan kemenangan di wilayah masing-masing tanpa menumpuk di pusat Kota Bandung.
Persib dijadwalkan menjalani laga penentuan juara Super League 2025/2026 menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5).
Polda Jabar menyiapkan pengamanan untuk tiga agenda utama, yakni pertandingan di GBLA, euforia suporter, dan konvoi kemenangan Persib. Sebanyak 6.115 personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur pengamanan lainnya dikerahkan.
Khusus pengamanan pertandingan di Stadion GBLA, disiapkan 2.892 personel yang terdiri atas 1.997 personel Polri, 160 personel TNI, 125 personel instansi terkait, dan 610 personel eksternal. (Le*)







