Bandung, SBR – PERSIB siap tempur menghadapi Java United pada pertandingan pekan kesembilan Super League 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu, 8 November 2026, pukul 19.00 WIB. Meski baru menuntaskan perjalanan panjang dari Australia, Pangeran Biru bertekad menjaga momentum dan membawa pulang hasil maksimal.
Pertandingan ini menjadi tantangan tersendiri bagi skuad asuhan Igor Tolic. Dalam kurun waktu 30 hari terakhir, Maung Bandung telah memainkan 10 pertandingan di berbagai kompetisi. Terakhir, mereka mencatatkan kemenangan bersejarah 2-1 atas Melbourne Victory di Australia sekaligus memastikan tiket ke babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.
Perjalanan panjang dari Melbourne menuju Semarang tentu menguras energi. Namun, Tolic memastikan kondisi tim tetap baik. Ia akan memantau kebugaran pemain sebelum menentukan komposisi terbaik yang akan diturunkan sejak menit pertama.
“Tim ini tetap baik-baik saja. Saya akan memantau bagaimana kondisi pemain dan memilih siapa yang terbaik untuk bermain sebagai starter,” kata Tolic.
Pelatih asal Kroasia itu juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan catatan positif PERSIB saat bermain di Stadion Jatidiri pada masa lalu. Menurutnya, Java United saat ini merupakan tim yang berbeda dan memiliki kekuatan yang patut diperhitungkan.
Tolic menaruh respek terhadap kualitas individu pemain, organisasi permainan, serta kemampuan pelatih Java United dalam membangun tim. Ia memprediksi pertandingan akan berlangsung ketat hingga peluit akhir.
“Semua pemain bagus, kami memiliki beberapa teman dari PERSIB. Mereka dilatih pelatih yang bagus, sangat terorganisir dan paham harus melakukan apa di dalam lapangan. Jadi ini akan menjadi pertandingan sulit hingga akhir dan kita akan lihat siapa yang meraih hasil lebih baik,” ungkapnya.
Di kubu tuan rumah, pelatih Fabio Lefundes juga menyambut pertandingan ini dengan antusias. Meski Java United memiliki waktu persiapan relatif singkat setelah tampil di ajang Piala http://I.League Cup, ia menilai waktu yang tersedia cukup untuk menyampaikan konsep permainan dan menyiapkan strategi.
“Kami memiliki ekspektasi untuk pertandingan yang bagus. Kami melakukan persiapan yang lebih pendek karena kami baru saja menjalani pertandingan di piala yang memiliki regulasi berbeda. Namun, waktu yang ada sudah cukup bagi kami untuk menyampaikan ide permainan kepada para pemain dan mengatur strategi untuk pertandingan besok,” jelas Lefundes.
Pelatih asal Brasil tersebut juga menanggapi kondisi PERSIB yang baru saja menempuh perjalanan jauh dari Australia. Namun, ia tidak ingin anak asuhnya menganggap kelelahan lawan sebagai keuntungan yang bisa dimanfaatkan begitu saja.
Menurut Lefundes, PERSIB memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan Tolic melakukan rotasi. Ia juga menilai pengalaman bermain di kompetisi Asia justru dapat meningkatkan motivasi para pemain Maung Bandung.
“PERSIB memang datang dari perjalanan jauh, tapi apakah itu membawa hal positif bagi kami? Belum tentu. Kami juga punya pertandingan di tengah pekan kemarin, dan mereka punya pertandingan di kompetisi Asia. Mereka punya jumlah pemain yang sangat banyak, mereka bisa melakukan rotasi pemain seperti yang sudah mereka lakukan,” ungkap pelatih asal Brasil tersebut.
Lefundes bahkan mengingatkan anak asuhnya untuk meningkatkan kewaspadaan. Baginya, pengalaman PERSIB tampil di kompetisi Asia merupakan sebuah penghargaan yang bisa memberikan dorongan mental tambahan bagi para pemain.
“Motivasi dari pertandingan dan pentingnya laga tersebut membuat segala masalah logistik atau kelelahan perjalanan menjadi hilang. Pemain akan memberikan yang maksimal. Jadi bagi kami, ini justru menjadi alasan untuk lebih waspada, karena motivasi mereka untuk bangkit bisa lebih besar daripada rasa lelah mereka,” pungkasnya.
