Irjen Pol Hengki Resmi Jabat Kapolda Jabar, Tekankan Pelayanan dan Keterbukaan terhadap Kritik

Berita, TNI Polri24 Dilihat

BANDUNG, sekilasbandungraya.com – Irjen Pol Hengki resmi menjabat Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto. Peralihan kepemimpinan tersebut ditandai dengan upacara penyerahan Pataka Polda Jabar Ganda Wibawa Sakti di Mapolda Jabar, Selasa (13/10/2026).

Dalam sambutannya, Hengki mengatakan, penyerahan pataka merupakan tradisi institusi yang menandai peralihan tanggung jawab kepemimpinan Polda Jawa Barat.

“Upacara tradisi penyerahan Pataka ini menandai beralihnya tanggung jawab kepemimpinan Polda Jawa Barat dari Inspektur Jenderal Polisi Dr. Pipit Rismanto kepada saya,” kata Hengki.

Baca Juga  Dansub 2 Sektor 7 Serma Ayi, Melalui Komsos Ajak Warga Cintai Lingkungan

Ia menyebut jabatan Kapolda Jabar merupakan amanah besar yang mengandung kehormatan institusi sekaligus tanggung jawab pengabdian dalam menjaga keamanan masyarakat Jawa Barat.

“Dengan penuh kesadaran dan kerendahan hati, saya menerima amanah ini,” ujarnya.

Hengki menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga bertekad membenahi berbagai hal yang masih memerlukan perbaikan serta menyelaraskan langkah seluruh jajaran dengan kebijakan Kapolri.

“Saya berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang telah memberikan manfaat, membenahi hal-hal yang masih memerlukan perbaikan, serta memastikan langkah seluruh jajaran selaras dengan arah kebijakan Bapak Kapolri,” katanya.

Baca Juga  Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Selain menekankan kesinambungan program, Hengki mengingatkan seluruh anggota Polda Jabar agar tidak antikritik dan mampu mendengarkan keluhan masyarakat dengan sabar. Menurutnya, semangat polisi bersama masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Dengarkan keluhan dengan sabar, terima kritik dengan lapang dada, dan pahami persoalan sebelum mengambil tindakan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kedekatan polisi dengan masyarakat tidak terbentuk dengan sendirinya, melainkan harus dibangun melalui kehadiran, komunikasi, dan kesediaan untuk menjadi pendengar yang baik.

Hengki juga menegaskan setiap warga yang datang untuk melaporkan suatu peristiwa ke kantor polisi berhak mendapatkan pelayanan prima serta informasi yang jelas mengenai perkembangan penanganan laporannya.

Baca Juga  Ditlantas Polda Jabar Luncurkan Dua Aplikasi pada Puncak HUT Lalu Lintas ke-71

Melalui kepemimpinan baru ini, ia berharap seluruh jajaran Polda Jabar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan kepolisian yang responsif terhadap kebutuhan dan persoalan warga. (Le)

Tinggalkan Balasan