Polda Jabar Siapkan Pengamanan Empat Ring FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat

Berita28 Dilihat

BANDUNG, sekilasbandungraya.com – Polda Jawa Barat menyiapkan skema pengamanan empat ring untuk mengawal pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung. Pengamanan tersebut dirancang untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, empat ring pengamanan tersebut mencakup area dalam stadion hingga jalur di luar kawasan Si Jalak Harupat.

“Pada hari ini, untuk pengamanan Si Jalak Harupat terdapat empat zona, yakni zona atau ring 1, ring 2, ring 3, dan ring 4. Untuk ring 1 dilaksanakan oleh pengamanan swakarsa yang nantinya apabila ada kejadian tertentu dapat meminta bantuan kepada kepolisian,” kata Hendra usai Apel Gelar Pasukan Operasi Garuda Bakti 2026 di SJH, Senin (21/9/2026).

Menurut Hendra, penempatan personel di setiap ring disesuaikan dengan karakteristik dan potensi kerawanan masing-masing zona. Personel juga telah diplot untuk mengamankan sejumlah titik, termasuk akses masuk stadion.

“Kita berbagai macam, sesuai dengan kepentingannya. Tetapi empat zona di stadion ini, mulai dari lokasi utama stadion sepak bola dan tempat duduk, kemudian ring dua berada di badan stadion, kemudian di luar dan ring empat, kita lakukan pengamanan secukupnya sesuai dengan karakteristik yang sudah kita siapkan. Semua sudah terplot, personelnya sudah kita bagi kepada mereka,” ujarnya.

Selain pengamanan stadion, polisi juga menyiapkan pengawalan bagi rombongan VIP dan VVIP. Pengawalan dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas menuju maupun meninggalkan stadion.

“Dalam salah satu pengamanan kita ada pengamanan VVIP dan VIP. Salah satu tujuan pengamanan itu adalah bagaimana menjamin kelancaran arus lalu lintas, baik menuju maupun dari lokasi ini. Tentu saja kita akan melakukan pengamanan dan pengawalan di jalan untuk menjamin kelancaran bagi peserta maupun rombongan VVIP,” katanya.

Sementara bagi masyarakat dan suporter, polisi akan menerapkan pemeriksaan sesuai standar pengamanan sebelum memasuki area stadion.

Operasi Garuda Bakti 2026 berlangsung 26 September hingga 5 Oktober 2026. Sebanyak sekitar 2.026 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari jajaran Polda Jabar, Polrestabes Bandung, Polresta Bandung, Polres Cimahi, serta instansi terkait.

Apel gelar pasukan dipimpin Wadan Korbrimob Irjen Pol Reza Arief bersama Wakapolda Jabar untuk mengecek kesiapan akhir personel dan sarana prasarana pengamanan.

Hendra mengatakan Stadion Si Jalak Harupat memiliki pengalaman menjadi lokasi berbagai pertandingan internasional, termasuk Piala Dunia U-17 2023 dan Piala Presiden.

Dengan kapasitas mencapai 27.122 penonton, Polda Jabar mengajak masyarakat Bandung, Jawa Barat, hingga Jakarta untuk menyaksikan pertandingan secara langsung dengan tetap menjaga ketertiban.

“Silakan nonton bersama di sini, kita nikmati, dan itu menjadi suatu kebanggaan buat kita semua,” pungkasnya.

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 25 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1, dengan Grup A dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Grup B di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Grup A dihuni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara Grup B terdiri atas Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. (Le)