Pasanggiri Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” Sukses Digelar, Anak Muda Jabar Lawan Narkoba Lewat Seni

Berita, BNN104 Dilihat

BANDUNG,sekilasbabdungraya.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat terus melakukan inovasi dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba. Salah satunya melalui Pasanggiri Agung Kawih Sinom bertajuk “Narkoba Musuh Bangsa” yang mengajak generasi muda melawan narkoba melalui seni dan budaya.

Kegiatan yang merupakan karya Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si. tersebut digelar secara online. Pendaftaran dan pengiriman karya berlangsung pada 10 hingga 31 Agustus 2026.

Pasanggiri ini bukan sekadar perlombaan vokal, melainkan menjadi wadah untuk mengkolaborasikan kearifan lokal Jawa Barat dengan pesan pencegahan narkoba.

Melalui lirik Kawih Sinom yang sarat pesan moral, para peserta menyampaikan kampanye antinarkoba secara kreatif dan ekspresif sehingga pesan yang disampaikan diharapkan lebih mudah diterima dan menyentuh masyarakat.

Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono menyampaikan terima kasih kepada Kepala BNN RI dan Gubernur Jawa Barat atas perhatian serta dukungan dalam pelaksanaan Pasanggiri Agung tersebut.

Apresiasi juga diberikan kepada dewan juri yang telah bekerja secara objektif hingga menetapkan delapan peserta terbaik dari dua kategori, yakni umum dan pelajar.

Seluruh peserta juga mendapat apresiasi karena telah ikut menjadi bagian dari gerakan seni yang membawa misi menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Menariknya, karya Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” saat ini tengah dalam proses pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Kegiatan ini nantinya akan diserahkan secara resmi kepada Kepala BNN RI sebagai bagian dari Program Ananda Bersinar. Karya tersebut juga akan diintegrasikan sebagai implementasi materi Inovasi Keluarga Anti Narkoba (IKAN) yang akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dapat dijadikan sebagai muatan lokal.

Melalui kegiatan ini, pelajar, pemuda, dan masyarakat Jawa Barat diajak mengisi waktu dengan kegiatan positif dan kreatif yang tetap berakar pada budaya sendiri.

Seni diharapkan menjadi ruang ekspresi yang sehat sekaligus benteng bagi generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Pasanggiri Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” menjadi salah satu bukti bahwa seni dan budaya dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi dan kampanye antinarkoba, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan Jawa Barat yang bersih dari narkoba. (Le*)