HJKB 216, Suara Warga dan Wisatawan: Bandung yang Semakin Maju, Bersih, dan Humanis

Pemerintahan16 Dilihat

Kota Bandung, Sekilasbandungraya.com – Memasuki usianya yang ke-216, Kota Bandung kembali merefleksikan perjalanan panjangnya sebagai salah satu kota tersayang di Indonesia. Di balik pesona dan dinamika perkembangannya, denyut nadi Kota Kembang ini selalu hidup berkat aspirasi, cinta, dan harapan dari orang-orang yang singgah maupun menetap di dalamnya.

Dalam rangka merayakan HJKB ke-216, suara-suara dari akar rumput mulai dari warga lokal, pengunjung kawasan ikonik, hingga mahasiswa menjadi cerminan nyata mengenai apa arti Bandung di mata mereka, sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus merawat kota tercinta.

Bagi Alin, seorang warga Bandung, kota ini digambarkan dengan satu kata: “Keren”. Menurutnya, daya tarik Bandung terletak pada kelengkapannya. “Soalnya di Bandung apa aja ada,” ujarnya.

Baca Juga  Lagi! Dua Karya Budaya Kota Bandung Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Sebagai bentuk kecintaannya, Alin menaruh harapan besar agar kotanya terus maju, terutama di sektor mobilitas.

“Semoga semakin berkembang dan transportasi umumnya bisa ke semua tempat ya,” tambahnya.

Sementara itu, Jay, seorang wisatawan kawasan Braga, menyoroti aspek tata kota yang tertib. Ia menyebut Bandung sebagai kota yang “Bersih”.

“Karena tatanan kotanya yang terlihat rapih dan jarang sekali terlihat sampah di mana-mana,” ungkap Jay.

Melihat kondisi ekonomi saat ini, Jay juga menitipkan harapan agar pemerintah terus memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal. “Semoga pemerintah memberi ruang untuk UMKM, karena zaman sekarang kan nyari kerja susah, jadi satu-satunya cara untuk menghasilkan yaitu dengan cara berjualan UMKM.”

Baca Juga  Ethica Gelar Gala Road Show Sarimbit Indonesia 2026, Farhan: Kota Bandung Kiblat Fesyen Muslim Dunia

Dari sudut pandang generasi muda, Ghefira, seorang mahasiswi yang menempuh studi di Bandung, terpikat oleh estetika kota ini dan mendefinisikannya sebagai kota yang “Indah”.

Sejalan dengan keindahan tersebut, Ghefira berharap aspek keamanan dan kelestarian lingkungan dapat terus diprioritaskan.

“Semoga Kota Bandung lebih aman lagi, lebih terjaga lingkungannya, karena ini udah indah banget, jadi dijaga ya lingkungannya,” pesan Ghefira.

Berbagai pandangan tersebut menegaskan bahwa identitas Kota Bandung bukan hanya tentang bangunan atau infrastrukturnya, tetapi tentang rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat dari masyarakatnya.
Di usia ke-216 ini, harapan akan transportasi umum yang inklusif, dukungan nyata bagi UMKM, serta lingkungan yang aman dan bersih menjadi pekerjaan rumah sekaligus komitmen bersama.

Baca Juga  Maksimalkan Tenaga Pendidik, Disdik Gelar ESQ

Mari jadikan momentum HJKB tahun 2026 sebagai langkah kolaboratif untuk menjaga Bandung tetap nyaman, ngangenin, dan berkelanjutan bagi semua. Dirgahayu Kota Bandung.

Tinggalkan Balasan