Tim Gabungan Diterjunkan, Kasus Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur Terus Didalami

BANDUNG,sekilasbandungraya.com – Pengungkapan kasus tewasnya petugas keamanan (satpam) Waduk Jatiluhur, Purwakarta, bernama Sumarna (40), terus bergulir. Polda Jawa Barat menerjunkan tim gabungan untuk mempercepat proses penyelidikan dan mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, mengatakan penyidik masih mendalami seluruh fakta yang ditemukan di lapangan. Ia telah memerintahkan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar menggelar hasil investigasi sementara yang diperoleh dari olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Di Purwakarta ini sedang dalam proses. Kami perintahkan jajaran kami, termasuk Pak Dirkrimum beserta para penyidiknya, untuk melakukan gelar hasil-hasil investigasi sementara mulai dari olah TKP,” ujar Pipit di Mapolda Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

Kapolda juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait kasus tersebut. Menurutnya, berbagai informasi yang beredar tanpa dasar yang jelas berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Biarkan tim kami turun ke lapangan untuk mengungkap dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Terkait dugaan adanya luka pada tubuh korban, Pipit menyebut penyidik masih melakukan pendalaman. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terdapat dugaan bahwa korban meninggal dunia sebelum jasadnya dibuang ke perairan Waduk Jatiluhur.

“Diduga ada luka akibat benturan benda keras, atau korban meninggal sebelum dibuang ke dalam air,” ungkapnya.

Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk memastikan penyebab kematian Sumarna serta mengungkap pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

Polda Jawa Barat menegaskan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh dan profesional hingga seluruh fakta terungkap. ( Le*)