Warga Gagalkan Dugaan Perampokan Alfamart di Cimalaka

Sumedang,sekilasbandungraya.com – Dugaan aksi perampokan terjadi di sebuah minimarket Alfamart yang berlokasi di Desa Mandalaherang, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Kamis (4/6/2026).

Aksi tersebut berhasil digagalkan warga sekitar, sementara terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam insiden tersebut, dua karyawan minimarket mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cimalaka.

Kanit Reskrim Polsek Cimalaka, Iptu Yayat Suyatna, membenarkan bahwa terduga pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan guna mengungkap kronologi serta motif kejadian.

“Pelaku sudah di kantor,” ujar Yayat saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).
Dua korban diketahui merupakan kasir minimarket berinisial F (23) dan T (23), warga Kabupaten Sumedang. Keduanya mengalami luka saat berupaya menghadapi situasi yang terjadi di lokasi.

Humas Rumah Sakit Cimalaka, Rd. Rangga Fazrian Nitinagara, mengatakan kedua korban langsung mendapat penanganan medis sesaat setelah tiba di rumah sakit.

“Korban ada dua orang, keduanya tidak ada yang dijahit dan ditangani segera oleh perawat IGD RS Cimalaka,” kata Rangga.

Ia menjelaskan, korban berinisial F mengalami luka robek ringan pada jempol tangan kanan. Sementara korban berinisial T mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kanan depan, tepat di atas pelipis.

“Luka robek dengan panjang sekitar 3 hingga 4 sentimeter, namun tidak terlalu dalam,” jelasnya.

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait dugaan tindak pidana yang terjadi, termasuk motif pelaku dan rangkaian peristiwa sebelum aksi tersebut berhasil digagalkan warga.

Polisi juga belum memberikan keterangan resmi mengenai barang yang diduga menjadi sasaran pelaku. Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan yang masih berlangsung.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat, terutama karena aksi tersebut dapat segera dihentikan berkat respons cepat masyarakat di sekitar lokasi kejadian. (Le*)