Polisi Akan Periksa Pengelola Parkir Terkait Hilangnya Tujuh Motor di Tritan Point Bandung

Bandung,sekilasbandungraya.com – Kepolisian masih mendalami kasus hilangnya tujuh sepeda motor milik penonton saat konser musik di Tritan Point, Kota Bandung.

Dalam pengembangan penyelidikan, polisi berencana memeriksa pihak pengelola parkir untuk menelusuri mekanisme pengelolaan kendaraan selama acara berlangsung.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, Anton, mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui sistem pelayanan parkir yang diterapkan kepada para pengunjung konser.

“Kami juga akan melakukan pemeriksaan kepada pengelola parkir untuk mengetahui mekanisme atau bagaimana cara mereka memberikan pelayanan kepada orang yang parkir di sana,” kata Anton, Jumat (5/6/2026).

Selain menelusuri mekanisme pelayanan, penyidik juga akan memeriksa aspek legalitas usaha parkir serta standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan selama kegiatan berlangsung.

Polisi menduga terdapat prosedur pengelolaan parkir yang tidak dijalankan secara optimal sehingga berpotensi membuka celah terjadinya pencurian kendaraan.

Menurut Anton, pihaknya akan menggali lebih jauh berbagai aspek yang berkaitan dengan pengelolaan area parkir, termasuk sistem pengamanan kendaraan dan tanggung jawab pengelola terhadap pengguna jasa parkir.

“Nanti akan kami periksa lebih mendalam terkait legalitasnya, terkait masalah SOP-nya, dan hal-hal lain yang memang akan kami pertanyakan,” ujarnya.

Polisi menilai pengelola parkir memiliki tanggung jawab moral maupun administratif terhadap hilangnya kendaraan para pengunjung. Terlebih, berdasarkan informasi yang diperoleh penyidik, pengunjung dikenakan tarif parkir sebesar Rp10 ribu per kendaraan.

Anton berharap pemeriksaan terhadap pengelola parkir dapat memberikan kejelasan mengenai bentuk pertanggungjawaban kepada para korban yang kehilangan kendaraan.

“Semoga dengan kami periksa pengelola parkir, ada tanggung jawab kepada korban yang motornya hilang,” katanya.

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Bandung masih mengumpulkan keterangan saksi, rekaman kamera pengawas, serta berbagai barang bukti lain guna mengungkap pelaku pencurian dan memastikan ada tidaknya unsur kelalaian dalam pengelolaan area parkir tersebut.

Sebelumnya, tujuh sepeda motor dilaporkan hilang saat konser musik berlangsung di Tritan Point, Kota Bandung. Kasus tersebut menjadi sorotan publik karena jumlah kendaraan yang hilang cukup banyak dalam satu lokasi dan waktu yang hampir bersamaan. (Le)