Berkali-kali Lolos Saat Digerebek, Terduga Pelaku Penyekapan YTT Terus Diburu Polisi

Bandung,sekilasbandungraya.com – Polda Jawa Barat terus memburu pria berinisial TH yang diduga melakukan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang perempuan berinisial YTT (29) di Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Terduga pelaku hingga kini masih dalam pengejaran setelah diketahui berpindah-pindah lokasi untuk menghindari penangkapan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan jajaran kepolisian telah bekerja secara intensif selama beberapa hari terakhir untuk melacak keberadaan pelaku.

“Kepolisian sudah beberapa hari ini berjibaku untuk mencari tersangka. Tersangka yang memang dari beberapa hasil mapping kami ini berpindah-pindah,” ujar Hendra di Taman Cikapayang, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).

Menurut Hendra, aparat sempat mendapatkan informasi terkait keberadaan TH di sejumlah lokasi. Namun, setiap kali akan dilakukan penangkapan, pelaku berhasil melarikan diri sebelum petugas tiba.

“Kita sudah beberapa kali mendapatkan informasi keberadaan yang bersangkutan, namun saat dilakukan upaya penangkapan, yang bersangkutan sudah berpindah tempat,” katanya.

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah YTT ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah rumah di wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Korban diduga mengalami penyekapan selama kurang lebih tiga tahun dan mengalami penganiayaan yang mengakibatkan kondisi fisiknya sangat memprihatinkan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diketahui mengalami luka-luka serta dugaan kekerasan berkepanjangan selama berada dalam penguasaan pelaku. Saat ini korban telah mendapatkan penanganan medis dan pendampingan untuk proses pemulihan.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar terus mendalami keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti guna mengungkap secara utuh kronologi serta motif di balik kasus tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penangkapan pelaku.

Polda Jabar menegaskan tidak akan menghentikan pengejaran dan meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan TH untuk segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat.

“Kami terus melakukan pencarian dan pengejaran terhadap tersangka. Mohon dukungan masyarakat apabila mengetahui informasi terkait keberadaan yang bersangkutan agar segera disampaikan kepada kepolisian,” ujar Hendra.

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum mengingat lamanya korban diduga mengalami kekerasan serta dampak yang ditimbulkan terhadap kondisi fisik dan psikis korban. Polisi memastikan proses hukum akan dilakukan secara tuntas setelah pelaku berhasil diamankan. (Le*)