Polisi Responsif dan Solutif, Amankan May Day 2026

Berita, TNI Polri132 Dilihat

Bandung,sekilasbandungraya.com – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menunjukkan komitmennya dalam mengawal ruang demokrasi melalui pendekatan yang responsif dan solutif.

Tidak lagi mengedepankan pola pengamanan yang kaku, Polda Jabar kini mengutamakan komunikasi dua arah dengan serikat pekerja di berbagai kawasan industri seperti Bekasi, Karawang, hingga Bandung Raya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap aspirasi buruh dapat tersampaikan secara aman tanpa mengganggu ketertiban umum.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana aksi unjuk rasa yang tertib, damai, namun tetap bermakna sebagai bagian dari kebebasan berpendapat.

Dalam aspek operasional, Polda Jabar juga menerapkan manajemen lalu lintas yang dinamis guna mengantisipasi kepadatan di sejumlah jalur utama. Petugas di lapangan secara responsif melakukan rekayasa arus kendaraan serta menyediakan jalur alternatif bagi masyarakat agar aktivitas tetap berjalan lancar.

Pemanfaatan teknologi pemantauan jarak jauh serta koordinasi cepat antar-satuan menjadi bagian dari strategi untuk meminimalisir kemacetan, sehingga hak buruh untuk menyampaikan aspirasi dan hak masyarakat untuk bermobilitas tetap dapat berjalan beriringan.

Selain pengamanan, Polda Jabar juga menekankan aspek edukasi kepada peserta aksi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi penyusupan oknum yang dapat memicu tindakan anarkis.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pengamanan fisik, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang solutif di lapangan.

“Selain menjaga keamanan, kami juga menyiapkan fasilitas kesehatan serta tim negosiator humanis di titik-titik kumpul massa. Personel kami juga siap memberikan pertolongan pertama maupun bantuan lainnya kepada peserta aksi,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, pendekatan humanis tersebut bertujuan membangun kepercayaan antara aparat dan masyarakat, sekaligus menciptakan suasana yang kondusif selama peringatan May Day berlangsung.

“Peringatan May Day 2026 di Jawa Barat diharapkan menjadi simbol kematangan demokrasi. Dengan strategi yang terukur dan respons cepat terhadap dinamika di lapangan, kami optimistis situasi tetap aman dan harmonis,” tambahnya.

Kehadiran polisi yang responsif dan solutif tidak hanya bertujuan menjaga objek vital, tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat agar dapat beraktivitas dengan tenang di tengah peringatan hari besar bagi para pekerja tersebut. (Le*)