Garut,sekilasbandungraya.com – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0611/Garut, kegiatan nonfisik terus digencarkan. Salah satunya melalui pelatihan Bela Negara yang diberikan kepada pemuda dan pelajar di wilayah Kecamatan Sucinaraja.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil 1103/Sucinaraja, Kapten Inf Supriatna, dan diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari siswa MTs dan MA An-Nur serta anggota Karang Taruna.
Dalam penyampaiannya, Kapten Supriatna menekankan pentingnya menanamkan nilai cinta tanah air dan nasionalisme sejak dini. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus bangsa yang harus dibekali karakter kuat dan semangat kebangsaan.
“Bela negara tidak selalu identik dengan angkat senjata. Hal sederhana seperti belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga ketertiban, mencintai produk dalam negeri, dan merawat persatuan juga merupakan bentuk nyata bela negara,” ujarnya. Rabu (29/4)
Selain materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias, aktif mengajukan pertanyaan, serta menyampaikan pandangan mereka terkait peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.
Pihak sekolah dan Karang Taruna menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai pelatihan ini mampu memperkuat pembentukan karakter, melengkapi pendidikan formal, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan ideologi dan karakter masyarakat, khususnya generasi muda. Diharapkan, para peserta dapat menjadi kader bangsa yang berjiwa nasionalis, menjaga persatuan, dan membawa dampak positif bagi lingkungan. (Le*)







