HJKB 215, DPRD Yakin Kolaborasi Adalah Kunci Wujudkan Bandung Utama

Pemerintahan383 Dilihat

Kota Bandung, Sekilasbandungraya.com – Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyebut pentingnya kolaborasi sebagai kunci untuk mewujudkan Bandung sebagai kota utama dalam harmonisasi dan kebersamaan.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Bandung dalam rangka Hari Jadi ke-215 Kota Bandung (HJKB), Kamis 25 September 2025.

Menurut Asep, peringatan hari jadi tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga pengingat perjuangan panjang para pendahulu yang telah membangun Kota Bandung.

“Bandung telah bertransformasi dari kota perjuangan, kota pendidikan, hingga kini dikenal sebagai kota kreatif dan ramah,” ujarnya.

Baca Juga  Warga Melapor, Pemkot Bandung Segera Perbaiki Kirmir Cikapundung

Ia memastikan, DPRD berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Bandung dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat.

Tantangan yang dihadapi masih beragam, mulai dari kemacetan, banjir, pengelolaan sampah, pengangguran, kemiskinan, hingga isu sosial lainnya.

“Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan yang menjadi ciri khas warga Bandung, kami yakin semua tantangan ini bisa kita atasi bersama,” kata Asep.

Asep menyebut, DPRD Kota Bandung akan terus mendorong program pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup, seperti akses pendidikan berkualitas, layanan kesehatan memadai, lapangan kerja yang layak, serta lingkungan yang bersih dan sehat.

Baca Juga  Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Untuk Kuatkan Rasa Nasionalisme

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, TNI-Polri, pelaku usaha, akademisi, media, dan warga Bandung yang telah menjaga kondusivitas kota.

“Momentum ini menjadi pengingat bahwa Kota Bandung adalah rumah kita bersama. Tanggung jawab untuk menjaganya ada di pundak kita semua,” ucapnya.

Senada dengan DPRD Kota Bandung, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak seluruh unsur masyarakat untuk menjaga integritas, kebersamaan, dan semangat gotong royong.

Ia menyebut, di usia ke-215 tantangan pembangunan Kota Bandung masih banyak, mulai dari kemacetan, banjir, hingga ketimpangan sosial.

Baca Juga  Laporan BPS Maret 2025, Kota Bandung Catatkan Inflasi 1,69 Persen

“Tanpa kebersamaan, tidak ada juara. Bandung tidak bisa berdiri sendiri. Bandung adalah ibu kota Jawa Barat dan keberhasilannya akan berdampak bagi daerah sekitarnya,” ujarnya.

“Semoga di usia ke-215 ini, kita semua dapat meletakkan dasar kemajuan Bandung yang lebih kuat, sehingga perjuangan para pendahulu bisa kita teruskan bersama menuju masa depan yang lebih cerah,” tutur Farhan.