Ketua DPRD Kota Bandung: Dorong Peran Pemuda dalam Pendidikan Keagamaan

Pemerintahan936 Dilihat

Bandung, Sekilasbandungraya.com – Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., atau bisa disapa Kang Asmul, menghadiri peringatan Harlah Ke-13 Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), yang digelar di Masjid Al-Ukhuwah, Sabtu, 26 April 2025.

Dengan mengusung tema “Refleksikan Diri untuk Mensucikan Hati dalam Jalinan Silaturahmi yang Bersinergi”, acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarlembaga pendidikan keagamaan dan pemerintah daerah dalam membangun karakter generasi bangsa.

Dalam sambutannya, Kang Asmul menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap peran FKDT dalam mencetak generasi yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki semangat kebangsaan.

Kang Asmul menyampaikan bahwa FKDT memiliki peran strategis dalam membina akhlak dan nilai spiritual generasi muda, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Kami di DPRD sangat mendukung eksistensi FKDT. Pendidikan diniyah bukan hanya pelengkap, tetapi fondasi karakter bangsa. Pemuda-pemudi hari ini harus diberi ruang untuk tumbuh dalam lingkungan yang religius, berakhlak, dan berdaya saing,” ujar Kang Asmul.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan keagamaan untuk memastikan keberlanjutan program pendidikan spiritual yang merata dan berkelanjutan.

“FKDT telah menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi berakhlak. Kami berharap ke depan, FKDT terus berkembang dan mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ujarnya.

Kang Asmul juga menyoroti pentingnya peran para guru khususnya Madrasah Diniyah dalam membentuk karakter generasi muda. Menurut dia, guru bukan hanya pengajar, tetapi juga teladan dan pembimbing moral bagi santri.

“Guru-guru memiliki peran luar biasa dalam membina akhlak anak muda. Mereka menanamkan nilai keimanan, kesabaran, dan tanggung jawab sejak usia dini. Di tengah arus digitalisasi dan pergeseran budaya, peran mereka menjadi semakin vital dalam menjaga generasi tetap pada jalur kebaikan,” ujar Kang Asmul.